Berita

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Ajak Warga Sinak Pulang Kampung Bangun Rumah Jelang Natal

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakilnya, Deinas Geley, menyerahkan bantuan alat pertukangan untuk membangun rumah secara langsung kepada perwakilan masyarakat di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Sabtu (9/8/2025).

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari ajakan Gubernur agar warga segera kembali ke kampung halaman dan membangun rumah permanen sebelum perayaan Natal tahun ini.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Nawipa dalam forum tatap muka bersama masyarakat yang digelar di Sinak sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi warga, sekaligus menegaskan komitmen pembangunan di wilayah Pegunungan.

Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menceritakan keterikatan pribadinya dengan wilayah pegunungan Papua. Ia mengungkapkan bahwa kakaknya pernah bertugas di Distrik Sinak selama lebih dari 20 tahun, sementara ayahnya mengabdi sebagai guru di Pirime, Lanny Jaya, sejak 1966.

“Orang Dani adalah bagian dari hidup saya,” ucapnya di hadapan warga.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pendeta, gembala jemaat, serta aparat TNI-Polri yang selama ini melayani dan menjaga keamanan. Ia turut memberikan penghargaan kepada Bupati Puncak dan Ketua DPRD atas peran serta kepedulian mereka terhadap masyarakat Sinak.

Menjelang Desember, Gubernur menegaskan pentingnya agar warga tidak lagi merayakan Natal di tenda-tenda pengungsian.

“Kita harus memuliakan Tuhan di rumah dan di gereja kita sendiri,” tegasnya.

Selain alat pertukangan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga memberikan bantuan berupa sensor, tenda, dan dana tunai untuk membangun rumah tradisional (honai).

“Nanti Sekda akan melengkapi peralatan, kita potong kayu, lalu bangun rumah. Saya kasih uang, tapi bapak-ibu sendiri yang bangun honai masing-masing,” jelas Nawipa.

Ia menekankan, menetap di kampung sendiri dengan rumah, kebun, dan rumah ibadah akan mengurangi potensi masalah sosial.

“Kita lahir di sini, besar di sini, waktu tidak baik kita ada di sini, waktu baik pun kita ada di sini. Waktu Tuhan memanggil kita, kita pun pergi dari negeri ini. Maka mari manfaatkan waktu yang ada,” tutupnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dispendik Paniai Distribusikan TV Pintar dan Perabot Sekolah, Kadis Tekankan Disiplin dan Konsistensi Pelayanan

PANIAI, TOMEI.ID | Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dispendik) Kabupaten Paniai mendistribusikan 79 unit televisi pintar…

7 jam ago

HIMA Gizi STIKes Persada Nabire Edukasi 850 Siswa SMPN 4 Nabire pada Hari Gizi Nasional ke-66

NABIRE, TOMEI.ID | Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Gizi…

7 jam ago

BERITA FOTO: Pemprov Papua Tengah Bagikan Bantuan 200 Laptop untuk Peserta Festival Pelajar 2025

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membagikan bantuan…

8 jam ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan 200 Laptop untuk Pelajar, Gubernur Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan bantuan…

12 jam ago

BLUD RSUD Nabire Terapkan Tarif Parkir: Dorong Pelayanan Berkualitas dan Ketertiban Lingkungan Rumah Sakit

NABIRE, TOMEI.ID | BLUD RSUD Nabire resmi memberlakukan tarif parkir di lingkungan rumah sakit, kebijakan…

16 jam ago

Front Peduli Rakyat Yahukimo Soroti Operasi Militer dan Dampak Kemanusiaan di Yahukimo

WAMENA, TOMEI.ID | Front Peduli Rakyat Yahukimo menilai situasi keamanan dan kemanusiaan di Kabupaten Yahukimo,…

16 jam ago