Berita

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Keliling 4 Kabupaten Salurkan Laptop dan Tegaskan Beasiswa Pendidikan

PANIAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, merealisasikan janjinya kepada peserta Festival Budaya Pelajar dengan menyalurkan bantuan laptop bagi pelajar di Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Paniai, yang dipusatkan di Kabupaten Paniai, Jumat (23/1/2027).

Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, serta dihadiri unsur Forkopimda, TNI–Polri, para bupati Paniai, Deiyai, dan Dogiyai, tokoh masyarakat, tokoh adat, pelajar penerima bantuan, serta insan pers.

baca juga: Gubernur Papua Tengah Realisasikan Janji Festival Pelajar, Salurkan Laptop ke Intan Jaya

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa bantuan laptop bukan sekadar bantuan material, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam menepati janji kepada masyarakat dan memperkuat identitas serta masa depan generasi muda Papua Tengah.

“Ini bukan soal laptop kecil. Ini soal masa depan negeri ini. Kita sudah mulai pelan-pelan menjalankan apa yang pernah kita janjikan kepada masyarakat, secara konsisten, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” tegas Meki Nawipa.

baca juga: Gubernur Papua Tengah Tegaskan Komitmen Beasiswa, Pelajar Intan Jaya Diminta Tak Ragu Kuliah

Gubernur menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan realisasi janji yang disampaikan pada Festival Budaya Pelajar pada 3 September 2025, di mana pemerintah berkomitmen memberikan laptop kepada seluruh peserta festival. Hingga kini, penyaluran telah dilakukan di Sugapa, Paniai, dan akan dilanjutkan ke Ilaga, Mulia, Puncak Jaya, serta Timika.

“Hari ini janji itu terwujud di empat kabupaten. Besok dan lusa kita lanjutkan. Ini soal integritas kepemimpinan, komitmen moral, tanggung jawab publik, dan kepercayaan masyarakat luas,” ujarnya.

Selain bantuan perangkat belajar, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan program beasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan total 2.714 kuota bagi pelajar Papua Tengah. Rinciannya, Kabupaten Paniai memperoleh 219 penerima, Dogiyai 131 penerima, dan Deiyai 78 penerima beasiswa.

baca juga: Gubernur Papua Tengah Realisasikan Janji Festival Pelajar, Salurkan Laptop ke Intan Jaya

“Jangan takut untuk tidak kuliah. Jangan berpikir tidak ada uang atau orang tua sudah tidak ada. Negara hadir. Pemerintah Provinsi Papua Tengah hadir, melalui kebijakan, anggaran, dan komitmen berkelanjutan nyata,” tegasnya.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa juga menegaskan komitmen khusus pemerintah daerah untuk mencetak 100 dokter Orang Asli Papua Tengah dalam lima tahun, termasuk dukungan pendidikan lanjutan bagi dokter spesialis sebagai bagian dari penguatan sektor kesehatan.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa mulai tahun ini Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menetapkan kebijakan pendidikan gratis dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK tanpa pungutan biaya.

“Papua Tengah tidak bayar uang sekolah. Gratis. Satu-satunya di negara ini. Kalau ada guru pungut biaya, laporkan, akan ditindak sesuai aturan hukum berlaku,” katanya tegas.

Gubernur juga mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan bantuan laptop secara bijak sebagai sarana belajar, bukan untuk penggunaan yang tidak produktif, demi peningkatan kapasitas dan masa depan mereka.

“Laptop ini alat masa depan. Jangan dipakai sembarangan. Media sosial tidak akan menolong kalian. Yang menolong kalian adalah diri kalian sendiri,” pesannya.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan membangun Klinik Matematika dan Klinik Bahasa Inggris di Nabire guna meningkatkan kompetensi dasar pelajar agar mampu bersaing memperoleh beasiswa nasional dan internasional.

“Kenapa orang Papua sulit dapat beasiswa luar negeri? Karena kurang matematika dan bahasa Inggris. Klinik ini akan jadi tempat perbaikan dan penguatan,” jelasnya.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa seluruh program pendidikan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Papua Tengah yang unggul, berdaya saing, berkarakter, serta mampu memimpin daerahnya sendiri di masa depan.

“Hari esok harus lebih baik dari hari ini. Itu tujuan kita semua, demi Papua Tengah maju, mandiri, berpendidikan, bermartabat, dan berkeadilan berkelanjutan,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

19 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

19 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

19 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

1 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago