Berita

Gubernur Dominggus Mandacan Salurkan Rp100 Juta dan 50 Paket Bama untuk Mahasiswa Yahukimo

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan tempat tinggal yang dihadapi 100 lebih mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, di Kota Studi Manokwari, Papua Barat, turut berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan keberlangsungan aktivitas pendidikan mereka.

Para mahasiswa tersebut sejak Sabtu (3/10/2026) meninggalkan tempat tinggal mereka akibat persoalan pembayaran sewa kontrakan. Untuk sementara, mereka menempati lingkungan Gereja GIDI Misia, Amban, Manokwari, sambil menunggu penyelesaian persoalan tempat tinggal.

Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp100 juta dan 50 paket bahan makanan (bama) kepada mahasiswa Yahukimo, Rabu (7/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa selama berada di tempat penampungan sementara. Dukungan berupa dana dan bahan makanan diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa yang menghadapi keterbatasan setelah meninggalkan kontrakan.

Kondisi mahasiswa yang harus berpindah dari tempat tinggal juga menunjukkan bahwa persoalan hunian di kota studi tidak sekadar menyangkut tempat berteduh. Kepastian tempat tinggal berkaitan langsung dengan kenyamanan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan dan memenuhi kewajiban akademik mereka.

Selama berada di lokasi sementara, kebutuhan pangan menjadi salah satu persoalan yang harus segera dipenuhi. Karena itu, 50 paket bama yang disalurkan pemerintah menjadi bagian dari dukungan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mahasiswa dalam kondisi tersebut.

Sementara itu, bantuan uang tunai Rp100 juta menjadi dukungan tambahan di tengah persoalan yang belum sepenuhnya selesai. Dana tersebut dapat membantu mahasiswa menghadapi kebutuhan mendesak selama proses pencarian solusi atas persoalan kontrakan yang mereka hadapi.

Lebih dari 100 mahasiswa Yahukimo kini berada dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan. Bantuan pemerintah menjadi langkah awal untuk merespons kebutuhan mereka, tetapi kepastian mengenai tempat tinggal tetap menjadi persoalan utama yang perlu diselesaikan.

Persoalan tersebut juga perlu dilihat dalam konteks keberlangsungan pendidikan mahasiswa Yahukimo di Manokwari. Jangan sampai persoalan kontrakan dan kebutuhan dasar berkembang menjadi hambatan baru yang mengganggu proses perkuliahan serta masa depan pendidikan mereka.

Dengan demikian, bantuan Rp100 juta dan 50 paket bama bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi menjadi respons terhadap kondisi mahasiswa yang sedang menghadapi persoalan tempat tinggal. Penyelesaian yang lebih permanen tetap dibutuhkan agar mahasiswa dapat kembali menjalani kehidupan akademik dengan tempat tinggal yang layak dan lebih pasti. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

21 menit ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

34 menit ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

4 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

9 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

10 jam ago

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 hari ago