Berita

Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Komitmen Beasiswa KIP untuk Anak Papua Tengah

MIMIKA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memastikan anak-anak asli Papua memperoleh akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Meki Nawipa saat menyerahkan bantuan laptop kepada pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Mimika, Sabtu (24/1/2026).

baca juga: Gubernur Meki Nawipa Lakukan Terobosan Pendidikan, Salurkan Laptop Gratis bagi Pelajar SMA/SMK

Gubernur menyebut pemerintah provinsi saat ini tengah mengupayakan kuota sebanyak 1.714 beasiswa KIP bagi pelajar Papua Tengah. Beasiswa tersebut dipastikan diperuntukkan bagi anak-anak Papua yang lahir dan besar di Tanah Papua serta merupakan orang asli Papua.

“Kita sedang berjuang untuk 1.714 beasiswa dari KIP. Kita pastikan anak-anak Papua, yang lahir dan besar di sini, orang asli Papua, semua harus dapat,” tegas Gubernur Meki Nawipa di hadapan pelajar penerima bantuan di Mimika.

baca juga: BERITA FOTO: Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Komitmen Beasiswa dan Serahkan Laptop untuk Pelajar Intan Jaya

Gubernur Meki menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mulai melakukan pendataan dan pendaftaran calon penerima beasiswa, termasuk sekitar 200 pelajar di wilayah Timika. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Mimika memperoleh porsi kuota yang relatif lebih besar.

“Di Timika kuotanya lebih banyak. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujarnya, untuk mendukung kelanjutan pendidikan dan masa depan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak masyarakat Papua untuk mengubah pola pikir dan tidak menggantungkan harapan hanya pada satu pihak, seperti Freeport, baik dalam pendidikan maupun kesempatan kerja.

“Tidak harus berharap ke Freeport saja. Kita harus ubah pola pikir. Freeport bukan segalanya. Kita bisa sukses di mana saja,” ajaknya, demi kemandirian dan daya saing generasi Papua.

Menurut Gubernur, baik Pemerintah Kabupaten Mimika maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan berbagai dukungan pendidikan, termasuk pemanfaatan program beasiswa dari pemerintah pusat melalui KIP.

Selain itu, Gubernur menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur Papua Tengah telah menyiapkan 100 beasiswa khusus bagi pelajar SMA kelas 3 yang berminat melanjutkan pendidikan ke fakultas kedokteran.

“Ini khusus kami siapkan untuk anak-anak SMA kelas 3 yang ingin menjadi dokter,” katanya, guna memenuhi kebutuhan tenaga medis Papua Tengah.

Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dilakukan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun asal daerah. Seluruh siswa memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengakses beasiswa pendidikan.

“Kita bangun Papua Tengah secara bersama-sama. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa,” tegasnya, tanpa diskriminasi latar belakang sosial, wilayah, maupun ekonomi.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa kuota beasiswa untuk Kabupaten Mimika mencapai 1.204 orang dan saat ini pemerintah tengah menyusun daftar penerima, sebagai bagian upaya pemerataan akses pendidikan tinggi daerah.

“Artinya tidak ada alasan anak-anak Timika tidak kuliah. Kalau masih kurang, nanti gubernur dan bupati yang bantu,” ujarnya, sebagai wujud tanggung jawab bersama pemerintah daerah setempat.

Gubernur Meki berharap perjuangan kolektif ini mampu melahirkan sumber daya manusia Papua Tengah yang unggul, berdaya saing, dan mampu mendorong masuknya investasi demi masa depan daerah, secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan daerah jangka panjang.

“Tidak ada yang tertinggal. Semua mendapat kesempatan yang sama,” tutupnya, sebagai prinsip utama kebijakan afirmasi pendidikan Papua Tengah. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Cegah Dugaan Penyebaran Campak, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim Investigasi ke Kampung Modio Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah menurunkan tim investigasi ke Kampung Modio,…

5 jam ago

Nobar Final Bola Gembira Meriahkan HUT Ke-4 Papua Tengah, Pemprov Genjot Perputaran Ekonomi UMKM

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Bola…

5 jam ago

Solidaritas Merauke Desak Pemerintah Hentikan Proyek PSN Industri Pertahanan di Wanam, Nilai Langgar Hak Masyarakat Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Koalisi organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Merauke mendesak pemerintah meninjau…

9 jam ago

Gembala Yonas Nambagani dan Tiga Warga Sipil Diklaim Ditangkap Aparat di Intan Jaya, Keberadaan Belum Diketahui

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komite Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS…

9 jam ago

BREAKING NEWS: Warga Sipil dan Kepala Kampung di Sugapa Dilaporkan Ditangkap Aparat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik…

11 jam ago

Komnas HAM Temukan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kematian Okto Tigau dan Markina Sondegau di Intan Jaya

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan pelanggaran hak asasi…

19 jam ago