Berita

Gubernur Papua Dorong RSUP Jayapura Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan di Tanah Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, mendorong rumah sakit pemerintah di Tanah Papua menjadikan RSUP Jayapura sebagai rujukan dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penegasan itu disampaikan setelah meninjau langsung berbagai fasilitas dan layanan kesehatan di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan tersebut, Selasa (9/6/2026).

Menurut Mathius, RSUP Jayapura telah menunjukkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Kehadiran fasilitas modern yang didukung sumber daya manusia profesional dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Papua.

“Kesan pertama yang saya rasakan, rumah sakit ini sudah seperti yang saya harapkan. Meskipun ini rumah sakit, suasananya tidak membuat kita merasa sedang berada di rumah sakit,” kata Mathius saat meninjau fasilitas rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur meninjau sejumlah unit pelayanan strategis, mulai dari poliklinik rawat jalan, ruang rawat inap, Intensive Care Unit (ICU), Stroke Care Unit, Kateterisasi Laboratorium (Cath Lab), Instalasi Radiologi, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga berbagai layanan penunjang lainnya.

Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Papua untuk melihat secara langsung perkembangan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, Gubernur tidak hanya melakukan peninjauan fasilitas, tetapi juga berdialog langsung dengan pasien guna mengetahui kualitas pelayanan yang mereka terima selama menjalani perawatan di RSUP Jayapura.

“Bapak Gubernur berdialog langsung dengan pasien dan mendengarkan tanggapan mereka mengenai pelayanan yang diberikan. Dari hasil dialog tersebut, masyarakat menyampaikan respons yang positif terhadap layanan RSUP Jayapura,” ujar Petronella.

Mathius mengaku terkesan dengan kualitas pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan di RSUP Jayapura. Ia menilai keramahan, kedisiplinan, dan profesionalisme petugas menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

“Seluruh tenaga kesehatan terlihat ramah, profesional, dan memberikan pelayanan yang luar biasa. Masyarakat yang saya temui dan saya tanyai juga mengaku senang berobat ke sini karena merasa dilayani dengan baik,” katanya.

Ia berharap standar pelayanan yang telah dibangun RSUP Jayapura dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga menjadi contoh bagi rumah sakit pemerintah lainnya di Papua dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing.

“Saya berharap rumah sakit pemerintah lainnya di Provinsi Papua dapat menjadikan rumah sakit ini sebagai contoh. Kita harus bersama-sama menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Tanah Papua,” tegasnya.

Selain memberikan apresiasi terhadap kualitas layanan yang tersedia, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk mendukung penguatan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi kunci dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata, modern, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat Papua.

Pada akhir kunjungannya, Mathius berpesan kepada jajaran direksi dan seluruh civitas hospitalia RSUP Jayapura agar terus mempertahankan budaya pelayanan prima, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tetap menjadi salah satu agenda penting pembangunan Papua, seiring upaya pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMYAL Manokwari Bentuk Panitia PMB 2026 untuk Dampingi Mahasiswa Baru Asal Yalimo

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Kota Studi Manokwari resmi membentuk Panitia Penerimaan Mahasiswa…

5 jam ago

Tujuh Kampung Nelayan Merah Putih Diusulkan di Papua Tengah, Pemprov Bidik Lompatan Ekonomi Pesisir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengusulkan tujuh lokasi sebagai calon Kampung Nelayan…

5 jam ago

Pemprov Papua Tengah Siapkan Fondasi Investasi Daerah, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Potensi Lokal

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya membangun fondasi ekonomi daerah yang…

6 jam ago

Kadin Papua Tengah Petakan Potensi Investasi Daerah, Luncurkan Koperasi Honai untuk UMKM OAP

NABIRE, TOMEI.ID | Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat…

9 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Pertahanan Siber, Aparatur Diminta Jadi Garda Terdepan Lindungi Data Pemerintah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…

13 jam ago

Hadapi Ancaman Siber, Pemprov Papua Tengah Perkuat Kapasitas Aparatur melalui Bimtek Keamanan Siber

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan digital…

14 jam ago