Berita

Gubernur Papua Genjot Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Jadi Tameng Ekonomi Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus melakukan langkah nyata untuk menjaga daya beli masyarakat dan menahan lonjakan harga bahan pokok melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Gereja GKI Kanaan, Perumnas IV Padang Bulan, Kota Jayapura, Selasa (19/5/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Papua dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah sepanjang tahun 2026.

Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Papua, Aryoko F. Rumaropen, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Papua dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau,” tegas Gubernur Papua dalam sambutannya.

Menurut Pemerintah Provinsi Papua, stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terus terjadi.

Karena itu, Gerakan Pangan Murah tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai instrumen strategis pengendalian inflasi dan perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah Provinsi Papua juga menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Melalui penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua turut memberikan apresiasi kepada pimpinan dan Jemaat GKI Kanaan Perumnas IV yang telah mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Sinergi antara pemerintah dan gereja dinilai menjadi kekuatan penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan menjaga kesejahteraan masyarakat Papua.

“Saya berharap Gerakan Pangan Murah ini benar-benar membantu masyarakat, meringankan beban ekonomi rumah tangga, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Papua,” ujarnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut dihadiri Wakil Gubernur Papua, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pelaku usaha pangan, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

3 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

4 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

7 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

8 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

9 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

22 jam ago