Berita

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Wisudawan STMIK Pesat Nabire, Tegaskan Peran Strategis sebagai Agen Transformasi Digital

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah, melalui Gubernur Meki Nawipa, yang diwakili oleh Marten Ukago menyampaikan apresiasi resmi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan III STMIK Pesat Nabire dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Aula Kampus STMIK Pesat Nabire, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Marten Ukago, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa capaian akademik para lulusan merupakan hasil konsistensi, disiplin, serta sinergi kuat antara mahasiswa, keluarga, dan tenaga pendidik.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Momentum ini merupakan akumulasi dari proses panjang yang dilalui dengan ketekunan, serta dukungan penuh dari orang tua, keluarga, dan para dosen,” ujar Marten Ukago membacakan sambutan Gubernur Meki Nawipa.

Lebih lanjut, Gubernur Papua Tengah melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa wisuda bukanlah titik akhir, melainkan fase transisi menuju tanggung jawab yang lebih besar di tengah dinamika global yang ditandai percepatan transformasi digital.

“Gubernur Papua Tengah menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks dan kompetitif. Oleh karena itu, kompetensi di bidang teknologi informasi yang telah diperoleh harus diaktualisasikan secara konkret dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” tegas Ukago.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mendorong para lulusan untuk tampil sebagai sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, etika, serta kemampuan adaptif terhadap perubahan.

“Gubernur Papua Tengah mendorong agar para lulusan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan, dengan menghadirkan inovasi berbasis teknologi dalam sektor pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Marten Ukago.

Selain itu, apresiasi institusional turut disampaikan kepada STMIK Pesat Nabire atas kontribusinya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah, khususnya dalam bidang teknologi dan digitalisasi.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap STMIK Pesat Nabire terus meningkatkan kualitas dan kapasitas kelembagaan, sehingga mampu menjadi pusat unggulan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan daerah,” kata Marten.

Menutup sambutan tersebut, Gubernur Papua Tengah melalui pernyataan resminya menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan dalam belajar, berkarya, dan mengabdi kepada masyarakat.

“Gubernur Papua Tengah berpesan agar para lulusan terus mengembangkan kapasitas diri, menjaga semangat pengabdian, serta menjadi representasi kebanggaan bagi keluarga, almamater, dan daerah,” tutup Marten Ukago. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Perketat Pengendalian Inflasi, Gubernur Instruksikan Bupati dan Wali Kota Bergerak Cepat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui pelibatan…

17 menit ago

Pemprov Papua Bangun Rantai Distribusi Perikanan, Sarmi Jadi Pusat Awal Penguatan Ekonomi Nelayan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui…

33 menit ago

Gubernur Papua Ajak Umat Muslim Rayakan Idul Adha Sederhana dan Perkuat Semangat Berbagi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengajak umat Muslim di Tanah Papua merayakan…

43 menit ago

Gubernur Papua Tutup Kunker Enam Kabupaten di Biak, Pemprov Perluas Internet Pedalaman hingga Pulau Terluar

BIAK NUMFOR, TOMEI.ID | Kunjungan kerja Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, bersama jajaran Pemerintah Provinsi…

48 menit ago

“Merawat Akar, Menjemput Fajar”: Ziarah Intelektual Frater Yulianus Kadepa Membela Papua Lewat Pena dan Nurani

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dunia literasi dan refleksi intelektual Papua kembali mendapat suntikan karya baru. Frater…

1 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Kendari Tolak DOB, Tambang dan Militerisasi: Tanah Adat Bukan Objek Investasi

KENDARI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Kendari menyatakan penolakan tegas terhadap rencana…

14 jam ago