Berita

Gubernur Papua Tengah Hadiahkan 40 Laptop untuk Anggota Paskibra

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi menyerahkan hadiah 40 unit laptop kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang mewakili delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Penyerahan berlangsung sederhana namun penuh makna di Kantor Gubernur Papua Tengah, Morgo, Nabire, Selasa (2/9/2025).

Laptop tersebut merupakan bantuan pribadi dari keluarga Gubernur Meki Nawipa, bukan melalui anggaran pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan kepedulian dan dukungan langsung dari keluarga Gubernur bagi masa depan generasi muda Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menegaskan bahwa penyerahan laptop merupakan bentuk realisasi janji yang telah ia sampaikan sebelumnya.

“Sesuai dengan janji saya, barang sudah tiba. Sebagian sudah lebih dulu ada di Timika, Intan Jaya, dan Deiyai. Yang ada di sini kami berikan secara simbolis,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan laptop diharapkan dapat menjadi sarana penting bagi anggota Paskibra dalam menatap masa depan.

“Dengan laptop ini, bagaimana kalian bisa sukses. Karena ini langsung dari saya, maka untuk penyerahan di kabupaten lain seperti Paniai, Deiyai, Dogiyai, dan Timika akan dilakukan masing-masing secara langsung,” katanya, lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh Paskibra memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya.

“Kita berdoa, dan adik-adik juga harus berdoa supaya melalui laptop, alat tulis, dan fasilitas belajar ini bisa benar-benar bermanfaat, menjadi sarana untuk mengakses ilmu, dan menguntungkan masa depan,” harapnya.

Sementara itu, salah satu anggota Paskibra perwakilan Kabupaten Nabire, Roland Econ Robert Yogi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Papua Tengah.

“Saya senang bisa mendapatkan laptop ini, karena di situasi seperti ini saya dan teman-teman memang sangat membutuhkan. Laptop ini sangat membantu untuk belajar, mengakses informasi, dan mempersiapkan masa depan. Harapan saya semoga Bapak Gubernur tetap menjadi garda perubahan Papua Tengah ini,” tuturnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dogiyai Berdarah Jelang Paskah, Sekjen Adat MEE: Negara Jangan Tutup Mata

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dalam sunyi yang pecah oleh darah dan ketakutan, tragedi Dogiyai berdarah yang…

2 jam ago

Mahasiswa Uncen Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai, Tuntut Aparat Diusut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Universitas Cenderawasih mendesak pengusutan tuntas dugaan pelanggaran HAM di Kabupaten Dogiyai,…

2 jam ago

Gol Telat Boaz di Batakan! Persipura Bekuk Persiba, RD Sebut Kemenangan Penuh Tekanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan usai…

17 jam ago

Boaz di Detik Terakhir, Persipura Bungkam Batakan dan Amankan Tiga Poin

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis di kandang Persiba Balikpapan usai menang tipis…

17 jam ago

Kebakaran Hebat Luluhlantakkan 14 Ruko di Wamena, Kerugian Ditaksir Capai Rp7 Miliar

WAMENA, TOMEI.ID | Kebakaran besar melanda kawasan pertokoan di Jalan Irian, Wamena, Sabtu (4/4/2026) pagi.…

19 jam ago

Mahasiswa Papua di Bandung Keluarkan Pernyataan Keras: “Dogiyai Berdarah Bukti Negara Gagal Lindungi Warga Sipil”

BANDUNG, TOMEI.ID | Aliansi mahasiswa Papua yang tergabung dalam IPMANAPANDODE Bandung (Nabire, Paniai, Dogiyai, dan…

1 hari ago