NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley menghadiri pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Paniai masa periode 2025-2030 di Kantor DPR Paniai pada Senin, 10 Maret 2025
Geley berpesan sumpah dan janji jabatan yang telah diiklarkan bukanlah sekedar seremonial, tetapi merupakan komitmen moral, sosial, politik yang dipegang teguh dalam menjalankan amanah rakyat.
“Kita semua memahami bahwa Kabupaten Paniai memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang luar biasa. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan rakyat,”ujarnya.
Oleh karena itu, diharapkan DPRK Paniai di bawah kepemimpinan yang baru, mampu menghadirkan kinerja yang profesional, aspiratif, dan inovatif.
Untuk itu, diharalpkan terus sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga dengan baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Tengah khususnya masyarakat di Kabupaten Paniai.
“Kepada Anggota DPRD Kabupaten Paniai yang baru, kami titipkan harapan besar agar lembaga ini mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat, memperjuangkan hak-hak rakyat, serta menghadirkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat dan berpihak pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Paniai di wilayah pedalaman,”katanya.
Wagub Geley mengajak bersatu membangun Kabupaten Paniai yang lebih maju, sejahtera, berkeadilan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan keberagaman yang menjadi kekayaan kita bersama. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | DPR Papua Tengah bertemu Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini di…
NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah menggelar Bhakti Religi secara serentak di sejumlah rumah ibadah…
DEKAI, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo menyampaikan penolakan terhadap dukungan Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo, Son Pahabol,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) menggelar seminar bertajuk “Konsolidasi dan Temu Akbar Bersama Korban…
TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 40 mama-mama Kamoro dari delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua…
SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk segera…