Berita

Pilkada Nabire Tidak Dilanjutkan, Mesak Magai Sampaikan Terima Kepada Warga Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia secara resmi memutuskan Pilkada Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah tidak dilanjutkan.

Keputusan MK ini sekaligus memastikan Pasangan Calon (Paslon), Mesak Magai-Burhanudin Pawennari sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025-2029.

Pembacaan putusan sidang perselisihan dipimpin langsung oleh Ketua MK, Suhartoyo di Gedung MK Lantai II, Rabu, (5/2/2025).

BACA JUGA : Sah, Meki Nawipa dan Deinas Geley Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah

Mesak Magai menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire atas dukungannya.

“Di mana mendukung kami dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Nabire yang kami bertarung dua pasangan yaitu nomor urut satu, Martinus Adi-Agus Suprayitno dan Mesak Magai-Burhandin Pawennari,”ujar Mesak Magai usai mendengar putusan MK di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Menurut Mesak, kemenangan Paslon yang disapa Mesra ini telah ditentukan masyarakat Kabupaten Nabire sejak 27 November 2024. Namun Paslon nomor urut satu dinilai tidak puas dengan suara rakyat sehingga diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tetapi hari ini (Rabu) kita dapat jawaban bahwa Mahkamah Konstitusi menetapkan kembali kami sebagai bupati dan wakil bupati Nabire,”katanya.

Mesak Magai menegaskan tidak akan ada perbedaan telah dilantik sebagai bupati Nabire. Bersatu dan bergandengan tangan untuk membangun Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Sebagai warga Nabire kita bersatu untuk membangun kabupaten Nabire,”pungkas Mesak. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mutiara Hitam Menggila! Persipura Siap Hantam Persiba di Batakan, Duel Panas Penentu Arah Promosi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aroma panas langsung terasa jelang bentrok antara Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan…

6 jam ago

Kejahatan Aparat terhadap Warga Sipil di Dogiyai sangat Parah, LP3BH Desak Investigasi Nasional hingga Internasional

MANOKWARI , TOMEI.ID | Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari…

6 jam ago

“Akan Meratakan Habis Warga Dogiyai” Ancaman Polisi di Balik Kematian JE

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dugaan ancaman serius dari oknum aparat kepolisian mencuat di tengah penanganan kasus…

17 jam ago

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

1 hari ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

1 hari ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

1 hari ago