Berita

HILABEWA Bergerak Cepat, Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Pengungsi Konflik di Jayawijaya

WAMENA, TOMEI.ID | Di tengah situasi kemanusiaan yang memprihatinkan akibat konflik di Kabupaten Jayawijaya, Himpunan Lahir Besar Wamena (HILABEWA) bergerak cepat menyalurkan bantuan sembako kepada ratusan warga yang mengungsi di sejumlah titik di Wamena.

Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan di 20 titik pengungsian yang masing-masing dihuni sedikitnya 50 pengungsi. Para pengungsi terdiri dari bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan perhatian khusus.

Paket bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, minyak tanah, telur, mi instan, kayu bakar, serta air mineral guna menopang kebutuhan dasar para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

Tak hanya itu, HILABEWA juga menggandeng Mahkota Emas untuk menyediakan bahan makanan, perlengkapan, serta mendukung operasional dapur umum yang dipusatkan di Polres Jayawijaya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan konsumsi para pengungsi tetap terpenuhi di tengah situasi yang belum stabil.

Ketua HILABEWA, Semuel Pigai, menegaskan bahwa aksi sosial tersebut lahir dari kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak konflik di Lembah Baliem.

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kami harus meninggalkan rumah mereka. Bantuan ini memang tidak besar, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban para pengungsi, terutama anak-anak dan lansia,” ujarnya saat menyerahkan bantuan, Senin (18/5/2026).

Suara harapan juga datang dari para pengungsi yang kini menggantungkan hidup di posko-posko darurat. Salah seorang pengungsi mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi mereka yang kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok.

“Bantuan dari HILABEWA sangat membantu. Kami berharap lebih banyak pihak yang tergerak untuk peduli, karena kebutuhan di posko masih cukup banyak,” katanya.

Di tengah keterbatasan yang dihadapi para pengungsi, HILABEWA memastikan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat. Organisasi ini tengah melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lapangan dan berencana menyalurkan bantuan lanjutan berupa pakaian layak pakai serta layanan kesehatan sederhana bagi para pengungsi.

Proses penyaluran bantuan berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan Garda Labewa. HILABEWA juga mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, maupun pihak swasta untuk ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan bagi warga terdampak konflik di Jayawijaya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

7 menit ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

5 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

6 jam ago

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

2 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

2 hari ago