Berita

HIPMI Papua Pegunungan Dorong KONI Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII

WAMENA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan untuk mengembangkan konsep sport industrymenjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII.

HIPMI menilai olahraga harus memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengusaha lokal setempat.

“Ke depan kami berharap KONI dapat mengembangkan sport industry, sehingga setiap kegiatan olahraga yang dilaksanakan juga memberikan manfaat bagi UMKM dan pengusaha lokal,” kata Ketua HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, di Wamena, Jumat (28/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) I KONI Papua Pegunungan Tahun 2026. Forum ini menjadi bagian dari penguatan olahraga prestasi sekaligus persiapan Papua Pegunungan menghadapi PON XXII.

Antonius mengatakan pengembangan sport industry dapat dilakukan dengan melibatkan UMKM dalam setiap kegiatan olahraga, mulai dari tingkat kabupaten hingga agenda berskala nasional.

Menurut dia, keikutsertaan kontingen Papua Pegunungan dalam Kejuaraan Nasional, Pra-PON maupun PON XXII harus dimanfaatkan sebagai etalase untuk memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.

“Kami berharap KONI dapat menggandeng UMKM lokal dengan berbagai potensi yang mereka miliki. Ketika kontingen Papua Pegunungan mengikuti event di luar daerah, bukan hanya atlet yang tampil, tetapi produk-produk masyarakat juga ikut diperkenalkan,” jelasnya.

HIPMI menilai posisi Gubernur Papua Pegunungan sebagai Ketua Umum KONI Papua Pegunungan merupakan peluang strategis untuk menyelaraskan kebijakan olahraga dengan pemberdayaan ekonomi daerah.

Sinergi tersebut, kata Antonius, perlu diperluas hingga KONI di delapan kabupaten. Pasalnya, basis pelaku UMKM berada di daerah sehingga aktivitas olahraga di tingkat kabupaten juga harus mampu membuka ruang usaha bagi masyarakat setempat.

“Olahraga harus menjadi kekuatan baru yang mampu menggerakkan ekonomi lokal. Itu yang menjadi harapan kami,” katanya.

Ia berharap Rakerprov KONI 2026 tidak berhenti sebagai forum evaluasi dan penyusunan program olahraga, tetapi menjadi titik awal pembentukan ekosistem sport industryyang mampu memperkuat prestasi atlet sekaligus memperluas pasar produk lokal Papua Pegunungan. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

7 jam ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

14 jam ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

15 jam ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

15 jam ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

19 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

23 jam ago