Berita

Ibu Muda Buang Bayi di Sentani Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku Berbekal CCTV

JAYAPURA, TOMEI.ID | Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi perempuan yang sempat menggegerkan warga BTN Moria, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

Pelaku diketahui merupakan ibu kandung bayi tersebut berinisial RW (21), yang berhasil diamankan aparat di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Tabita Youmakhe, Sentani, pada Rabu (18/3/2026).

Kapolres Jayapura, Dionisius V. D. P. Helan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga terkait penemuan bayi di tempat sampah.

Tim opsnal kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan petunjuk penting melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan dan memperoleh petunjuk dari rekaman CCTV yang mengarah kepada terduga pelaku,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Berbekal rekaman tersebut, aparat melakukan penelusuran ke sejumlah kos-kosan di sekitar lokasi hingga akhirnya mengarah pada pelaku.

Polisi kemudian bergerak ke salah satu kos di Jalan Tabita Youmakhe dan berhasil mengamankan RW yang diduga kuat sebagai pelaku pembuangan bayi.

Saat diamankan, kondisi pelaku dalam keadaan lemah karena baru saja melahirkan, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Yowari untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pelaku kami bawa ke rumah sakit terlebih dahulu karena kondisinya masih lemah pasca melahirkan,” jelas Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu karung putih dan sehelai kemeja yang digunakan untuk membungkus bayi saat dibuang.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa RW melahirkan seorang diri tanpa bantuan tenaga medis. Sementara itu, identitas ayah bayi masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk pendalaman motif serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di tempat sampah kawasan BTN Moria. Saat ditemukan, bayi tersebut masih hidup dengan kondisi tali pusar belum terputus.

Bayi malang itu dibungkus menggunakan kemeja hitam dan dimasukkan ke dalam karung beras ukuran 50 kilogram sebelum akhirnya ditemukan warga.

Beruntung, bayi tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Yowari untuk mendapatkan perawatan medis intensif. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Koalisi HAM Papua Desak Presiden Bertindak, Dugaan Penyiksaan dan Salah Tangkap Warnai Operasi Aparat di Tambrauw

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua mendesak Presiden Republik…

8 jam ago

TPNPB Kodap IV Sorong Raya Umumkan Duka Nasional, Jenazah Peltu Alfons Sorry Diklaim Ditahan Militer Indonesia

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan duka nasional atas gugurnya…

10 jam ago

Panen Perdana di Hitadipa: Kelompok Tani Air Madu Buktikan Kemandirian, Desak Dukungan Nyata Pemda Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Panen perdana komoditas kentang oleh Kelompok Tani Air Madu di Kampung…

10 jam ago

ASN Fleksibel Saat Libur Panjang: Modernisasi atau Ujian Pelayanan Publik?

Oleh: Andreas Gobay, S.Sos., M.A. Kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterapkan…

1 hari ago

TPNPB Klaim Serangan di Maybrat, Sebut 8 Aparat Tewas dan Sita Senjata

MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

1 hari ago

Bupati Dogiyai Terbitkan Instruksi Tegas: Miras, Kekerasan, dan Pemalangan Dilarang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai dan wakil bupati, Yuliten Anouw, menerbitkan Instruksi…

1 hari ago