Pemain PSBS Biak mengontrol bola saat menghadapi tekanan lawan pada laga BRI Super League (Liga 1) 2025/2026. Badai Pasifik tampil disiplin dan solid untuk mengamankan satu poin penting dalam upaya menjauh dari zona degradasi. [Foto: PSBS Biak for tomei.id).
JAYAPURA, TOMEI.ID | PSBS Biak membawa pulang satu poin penting setelah bermain imbang tanpa gol melawan Madura United dalam laga tandang krusial penuh tekanan tinggi kompetisi pada lanjutan BRI Super League (Liga 1) musim 2025/2026.
Hasil ini menjaga asa Badai Pasifik untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional, meski posisi mereka masih rawan di papan bawah klasemen, dan membutuhkan konsistensi poin pada laga-laga berikutnya.
Pertandingan Madura United kontra PSBS Biak digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2026) malam, dan berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Bertindak sebagai tim tamu, PSBS Biak tampil disiplin dan terorganisir sepanjang pertandingan. Madura United lebih dominan dalam penguasaan bola, terutama pada babak kedua, namun kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan tim asal Biak Numfor tersebut.
Pertahanan PSBS Biak tampil solid dengan mampu menggagalkan sejumlah peluang tuan rumah. Di sisi lain, Badai Pasifik beberapa kali mencoba memanfaatkan celah melalui serangan balik cepat, meski belum mampu mengonversinya menjadi gol.
“Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tercipta dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.”
Tambahan satu poin membuat PSBS Biak kini mengoleksi 17 poin dan berada di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga 1, satu tingkat di atas zona degradasi. Sementara itu, Madura United menempati posisi ke-14 dengan 18 poin dan juga belum sepenuhnya aman dari ancaman turun kasta.
Persaingan di papan bawah Liga 1 musim ini dipastikan semakin ketat. PSBS Biak dituntut meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya agar dapat menjauh dari zona merah dan menjaga peluang bertahan di Liga 1 hingga akhir musim. [*].
MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai dan wakil bupati, Yuliten Anouw, menerbitkan Instruksi…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Siaran Pers Manajemen Pusat (KOMNAS TPNPB) menyampaikan sejumlah tuduhan terkait dugaan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman, Kepala Sekolah…
WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mulai mengakselerasi pengembangan kopi lokal dengan menegaskan kebijakan…
Oleh: Selly Kareth Di tengah semangat emansipasi yang terus digaungkan, realitas menunjukkan bahwa perempuan masih…