Berita

IMPT KORYAL Yalimo Tetapkan Program Kerja dan Skema Pendanaan Wisuda 2026

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo (KORYAL) Kota Studi Manokwari menetapkan program kerja serta skema pendanaan pelaksanaan Wisuda 2026 melalui rapat di Asrama Mahasiswa Kabupaten Yalimo, Manokwari, Kamis (2/7/2026).

Rapat yang dimulai pukul 08.00 WIT itu dipimpin Ketua Koordinator Wisudawan Ervin Loho didampingi Sekretaris Mince Halitopo dan mendapat persetujuan Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo, Sadrak Fariyon. Seluruh anggota KORYAL menghadiri rapat tersebut.

Forum menyepakati dua bidang program kerja, yakni fisik dan nonfisik. Program fisik meliputi pembersihan rumput di sepanjang bahu jalan, lobi kepada berbagai pihak, serta pengecoran jalan sebagai bagian dari persiapan lingkungan menjelang wisuda.

Program nonfisik difokuskan pada penggalangan dana melalui bazar, karaoke setiap malam Minggu, penjualan pinang, penyediaan kotak sumbangan sukarela, serta penyampaian surat permohonan bantuan kepada instansi pemerintah, lembaga, organisasi, dan masyarakat.

Rapat juga menetapkan skema kontribusi dana untuk mendukung pelaksanaan Wisuda 2026. Besaran iuran yang disepakati yakni DPO Rp50 ribu, Koordinator Wilayah Rp200 ribu, Kepala Asrama Rp150 ribu, panitia Rp50 ribu, anggota KORYAL Rp20 ribu per orang, dan wisudawan Rp500 ribu per orang.

Ketua Koordinator Wisudawan, Ervin Loho, mengajak seluruh mahasiswa menjaga kekompakan, memperkuat semangat gotong royong, dan berpartisipasi aktif dalam menjalankan seluruh program yang telah disepakati.

“Melalui kebersamaan dan rasa tanggung jawab bersama, saya yakin seluruh rangkaian kegiatan Wisuda Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sukses sesuai harapan kita semua,” ujarnya.

Hasil rapat tersebut menjadi pedoman pelaksanaan seluruh tahapan persiapan Wisuda 2026, mulai dari pelaksanaan program kerja hingga penggalangan dana untuk mendukung penyelenggaraan wisuda. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

7 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

7 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

7 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

20 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago