Berita

Janji Gubernur Tergenapi, Warga Binaan Lapas Nabire Kini Miliki Adminduk

NABIRE, TOMEI.ID | Janji Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa akhirnya tergenapi. Para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire kini resmi memiliki administrasi kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) dan KTP elektronik (e-KTP), Jumat (9/5/2025).

Pemenuhan hak sipil warga binaan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Gubernur Meki Nawipa ke Lapas tersebut pada Sabtu (29/3/2025). Saat itu, Gubernur menegaskan pentingnya kepemilikan Adminduk sebagai bagian dari pembinaan serta pengakuan identitas hukum bagi para narapidana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Provinsi Papua Tengah, Yeremias Mote, menyebut layanan ini merupakan bentuk konkret dari komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke lapas.

“Untuk menindaklanjuti janji Pak Gubernur, kami menyurati pihak Lapas guna meminta data warga binaan yang belum memiliki KK dan e-KTP. Data tersebut lalu diproses untuk pelayanan penginputan dan perekaman,” jelas Yeremias.

Pelayanan dilakukan pada Jumat (9/5/2025) di Lapas Kelas IIB Nabire oleh tim dari Dinas Dukcapil dan PMK Provinsi Papua Tengah yang bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire. Proses ini menggunakan perangkat perekaman milik Dukcapil Nabire.

“Hasil pelayanan akan diproses oleh Dinas Dukcapil Nabire dan selanjutnya diserahkan ke Lapas untuk dibagikan kepada warga binaan,” tambah Yeremias.

Sebelumnya, Gubernur Nawipa dalam kunjungannya menyatakan bahwa pembinaan warga binaan harus diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kesiapan kembali ke masyarakat. Ia menegaskan pentingnya legalitas identitas sebagai syarat dasar pemberdayaan.

“Pemerintah provinsi sudah mendukung program peternakan di Lapas. Sekarang kita maksimalkan juga kepemilikan KK dan e-KTP agar mereka siap mandiri setelah menjalani masa hukuman,” ujar Gubernur Nawipa.

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kelompok marjinal di wilayah Papua Tengah. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat Basis Data Umat untuk Tepatkan Pelayanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, melalui Biro Pemerintahan, Otsus dan Kesra memperkuat…

9 jam ago

Turnamen Pemuda Baptis Cup 2026 Siap Digelar 9 Oktober di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Turnamen Sepak Bola Pemuda Baptis Cup 2026 siap bergulir di Lapangan Sepak…

10 jam ago

Mahasiswa Yahukimo Kembali ke Kontrakan, Ucapkan Terima Kasih dan Sampaikan Lima Tuntutan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Kota Studi Manokwari dijadwalkan kembali menempati kontrakan…

10 jam ago

Wagub Papua Pegunungan Bantu Rp200 Juta untuk Bayar Kontrakan Mahasiswa Yahukimo

MANOKWARI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, memberikan bantuan sebesar Rp200 juta kepada…

10 jam ago

Kapolda Cup I Papua Tengah Diikuti 36 Tim SMP, Jermias Rontini Bidik Bibit Sepak Bola Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire, Papua Tengah, siap…

11 jam ago

KNPB Sentani Bantah Terlibat Pengibaran Bintang Kejora di USTJ, Sebut Isu Itu Propaganda

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani membantah keterlibatan organisasinya dalam aksi…

11 jam ago