Berita

Jubir Gubernur Tegaskan Poster Lomba Lukis Berhadiah Miliaran Rupiah adalah HOAX

NABIRE, TOMEI.ID | Juru Bicara (Jubir) Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, menegaskan bahwa informasi mengenai lomba lukis berhadiah miliaran rupiah yang beredar luas di media sosial dan mengatasnamakan Gubernur Papua Tengah adalah tidak benar atau hoaks.

Penegasan tersebut disampaikan Jubir Gubernur, menyikapi beredarnya poster digital Lomba Lukis yang mencatut nama Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur, Dinas Geley.

“Informasi mengenai lomba lukis yang beredar luas di media sosial adalah tidak benar atau berita bohong (hoaks),” tegas Emanuel You dalam keterangan persnya di Nabire, Minggu (01/11/2026).

Emanuel menjelaskan, setiap agenda resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, termasuk kegiatan lomba, pasti terlebih dahulu disosialisasikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melalui saluran resmi pemerintah.

“Sebab jika agenda lomba terkait pasti terlebih dahulu pemerintah provinsi Papua Tengah melalui OPD terkait pasti memberitahukan informasi resminya sebagai bentuk sosialisasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya selaku Juru Bicara Gubernur tidak pernah menerbitkan atau mengeluarkan informasi apapun terkait kegiatan lomba lukis sebagaimana yang disebarkan dalam poster tersebut.

Emanuel menilai penyebaran hoaks tersebut merupakan upaya sistematis untuk menjatuhkan nama baik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Kepada masyarakat jangan terhasut dengan info hoaks. Sebab ini lebih pada upaya menjatuhkan nama Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya.

Untuk itu, Pemprov Papua Tengah meminta masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak menyebarkan informasi yang berpotensi menyesatkan, serta tidak memberikan data pribadi atau membayar biaya pendaftaran apapun. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada saluran resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya.

Lebih lanjut, Emanuel mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang menelusuri sumber penyebaran informasi hoaks tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum.

“Kita juga sedang menelusuri sumber penyebaran informasi tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan melaporkan pembuat dan penyebar hoaks ini kepada pihak berwenang agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Jubir mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melakukan konfirmasi langsung jika menemukan informasi yang meragukan mengatasnamakan Pemprov Papua Tengah.

“Mari kita sama-sama berhati-hati. Jika ada keraguan terhadap suatu informasi, silakan tanyakan langsung ke kami. Jangan sampai ada yang dirugikan,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KPA Paniai Perkuat Edukasi HIV-AIDS di Sekolah, Ratusan Siswa SMA YPPGI Ikuti Sosialisasi

PANIAI, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai memperluas edukasi pencegahan HIV dan AIDS…

18 jam ago

Tim 11 Ekspedisi Patriot Unair Gandeng DLH Manokwari, Dorong Warga Aurmios Kelola Limbah Rumah Tangga

MANOKWARI, TOMEI.ID | Tim 11 Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga Tahun 2026 menggandeng Dinas Lingkungan…

19 jam ago

Henes Sondegau Apresiasi KLB PSSI, Berharap Bersatu Bangkitkan Sepak Bola Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerhati sepak bola Papua sekaligus CEO Badai Cartenz, Henes Sondegau, mengapresiasi pelaksanaan…

20 jam ago

Pemprov Papua Tengah Latih Petani Puncak Jaya, Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperkuat langkah pengembangan kopi lokal dengan…

21 jam ago

Mahasiswa Paniai di Kota Studi Bogor Nyatakan Sikap Soal Situasi Keamanan di Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan masyarakat sipil kembali menjadi perhatian serius dan memicu kekhawatiran berbagai…

21 jam ago

Empat Tahun Empat Bulan Dibangun, Jemaat Sion 1 Kogopugaida Resmikan Rumah Pastori

AGADIDE, TOMEI.ID | Perjalanan panjang pembangunan yang dilandasi semangat kebersamaan, ketekunan, dan pengorbanan jemaat akhirnya…

21 jam ago