JAYAPURA, TOMEI.ID | Demokrasi kampus kembali hidup di Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dengan terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua baru HMP Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FESSOSPOL).
Pasangan Yonli C. Toisuta – Luis N. Fenentruma (Nomor Urut 01) berhasil unggul dengan 61 suara, mengalahkan pasangan Nomor Urut 02 yang memperoleh 21 suara. Dari total 182 surat suara, tercatat 82 digunakan dan 100 tidak sah.
Ketua BEM FESSOSPOL, Alfons Gobai, menekankan bahwa pemilihan ini lebih dari sekadar pergantian pengurus.
“Ini bukan hanya memilih pemimpin, tetapi membangun karakter dan kemampuan memimpin. Mahasiswa FESSOSPOL harus siap menjadi bagian dari solusi bagi tanah Papua,” ujar Alfons.
Ketua dan Wakil Ketua terpilih, Yonli dan Luis, berkomitmen menjadikan HMP Ilmu Pemerintahan sebagai wadah belajar kepemimpinan, kolaborasi, dan pengembangan kemampuan mahasiswa, untuk menyiapkan generasi yang tangguh dan berdaya saing.
KPUM FESSOSPOL juga mengapresiasi partisipasi mahasiswa.
“Terima kasih atas partisipasi semua pihak. Semoga kepemimpinan baru ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terus belajar, berkontribusi, dan menyiapkan diri membangun Papua dengan ilmu dan integritas,” tulis KPUM.
Pemilihan ini bukan sekadar pergantian pengurus, tetapi bagian dari proses kaderisasi yang menanamkan nilai demokrasi, tanggung jawab, dan solidaritas mahasiswa untuk mempersiapkan generasi muda Papua yang berintegritas dan siap berkarya. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…
NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…
NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…
NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…
WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…