Berita

Kado Natal dan Tahun Baru, Gubernur Meki Nawipa Salurkan Rp22,9 Miliar untuk Ribuan Mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, resmi mengucurkan dana sebesar Rp22.913.811.000 sebagai hadiah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bagi putra-putri daerah.

Bantuan tunai ini dialokasikan khusus bagi ribuan mahasiswa aktif semester 3, 5, dan 7 yang menempuh studi di 25 perguruan tinggi di wilayah Papua Tengah. Dana bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah provinsi dalam memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di tanah Papua.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa seluruh dana bantuan telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa penerima manfaat untuk menjamin transparansi serta memastikan bantuan tepat sasaran tanpa perantara. Penyaluran ini didasarkan pada proses verifikasi data yang ketat, mencakup identitas lengkap mahasiswa seperti nama, NIM, semester aktif, hingga instansi perguruan tinggi terkait.

“Dana ini adalah bentuk kepedulian negara bagi anak-anak kami yang sedang berjuang di bangku kuliah; kami pastikan dana sudah masuk ke rekening mereka agar dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan akademik maupun kebutuhan sehari-hari,” ujar Gubernur.

Melalui program ini, Gubernur Meki berharap bantuan finansial tersebut dapat menjadi stimulan bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Penyaluran kado Natal dan Tahun Baru ini mencakup berbagai institusi besar di wilayah Nabire dan Mimika, mulai dari USWIM, STIKIP, hingga jajaran Politeknik Kesehatan.

Dengan keterbukaan data yang dipublikasikan, pemerintah mengedepankan akuntabilitas publik guna memastikan setiap rupiah dari APBD-P 2025 benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa di 25 kampus mitra di seluruh Papua Tengah.

Berikut adalah penyusunan daftar penerima manfaat yang dibagi ke dalam tiga paragraf berdasarkan wilayah dan kategori institusi:

Penyaluran bantuan untuk wilayah Nabire mencakup mahasiswa yang menempuh pendidikan di delapan institusi besar, yakni Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, STIKIP Nabire, PGSD Uncen Nabire, dan STAI As-Syafiiyah Nabire.

Selain itu, kado Natal ini juga diberikan kepada mahasiswa di STIMIK Pesat Nabire, Poltekes Prodi Keperawatan Nabire, STIE Pelita Harapan Nabire, serta STIKES Nabire. Seluruh daftar mahasiswa penerima di wilayah ini dapat diakses secara transparan untuk memastikan setiap nama yang terdaftar telah menerima haknya melalui transfer langsung.

Untuk wilayah Timika dan Mimika, pemerintah menyalurkan bantuan kepada ribuan mahasiswa yang tersebar di empat perguruan tinggi utama. Daftar penerima mencakup mahasiswa yang terdaftar aktif di Universitas Timika, STIE Jembatan Bulan Timika, dan STKIP Hermon Timika.

Selain sekolah tinggi tersebut, bantuan tunai ini juga disalurkan kepada para calon tenaga kesehatan yang menempuh pendidikan di Poltekes Prodi Keperawatan Mimika sebagai bentuk dukungan nyata bagi peningkatan SDM kesehatan di Papua Tengah.

Kategori ketiga difokuskan pada Sekolah Tinggi Teologi dan Agama yang tersebar di wilayah Papua Tengah guna mendukung pendidikan berbasis karakter dan spritual. Mahasiswa penerima manfaat dalam daftar ini berasal dari STAK Nabire, STT Walterpost Kampus II Nabire, STT Arastamar Nabire, serta STT Advent Papua Nabire.

Tidak hanya itu, kado Natal dan Tahun Baru 2026 ini juga diberikan kepada mahasiswa di STT Touye Paa Paa dan STT Yusuf Makai, yang seluruh datanya telah divalidasi berdasarkan semester aktif dan nomor induk mahasiswa yang sah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mutiara Hitam Menggila! Persipura Siap Hantam Persiba di Batakan, Duel Panas Penentu Arah Promosi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aroma panas langsung terasa jelang bentrok antara Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan…

14 jam ago

Kejahatan Aparat terhadap Warga Sipil di Dogiyai sangat Parah, LP3BH Desak Investigasi Nasional hingga Internasional

MANOKWARI , TOMEI.ID | Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari…

14 jam ago

“Akan Meratakan Habis Warga Dogiyai” Ancaman Polisi di Balik Kematian JE

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dugaan ancaman serius dari oknum aparat kepolisian mencuat di tengah penanganan kasus…

1 hari ago

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

1 hari ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

2 hari ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

2 hari ago