Berita

Kapolres Nabire Tegaskan Aksi Penyampaian Aspirasi Tidak Dilarang, Pengamanan Difokuskan pada Kelancaran Aktivitas Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan bahwa Polres Nabire tidak pernah melarang kegiatan penyampaian aspirasi yang digelar oleh Frant Rakyat bersama Mahasiswa dan Pelajar di Kabupaten Nabire.

Hal ini disampaikan Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menyikapi aksi demonstrasi oleh Front Rakyat bersama elemen mahasiswa dan pelajar di Nabire hari ini, Rabu (10/12/2025).

AKBP Tatiratu menekankan bahwa pihak kepolisian tidak pernah melarang kegiatan penyampaian aspirasi tersebut.

“Kami dari Polres Nabire menegaskan bahwa aksi penyampaian aspirasi ini tidak kami larang. Silakan dilaksanakan karena itu hak yang dijamin undang-undang, apalagi terkait isu-isu aktual di Kabupaten Nabire maupun di Provinsi Papua Tengah,” ujarnya kepada wartawan di Nabire.

Fokus utama pengamanan aparat gabungan, lanjut Kapolres, adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menjaga aktivitas publik tetap kondusif. Pengamanan difokuskan di lima titik kumpul massa, termasuk kawasan padat Pasar Karang Tumaritis, area kampus Uswin dan STAK yang sedang ujian, serta sekolah-sekolah yang tengah membagikan rapor.

“Personel dari Polda, Satpol PP, TNI AL hingga Brimob kami siagakan di lima titik untuk memberikan pelayanan selama unjuk rasa berlangsung,” tambahnya.

Terkait kebijakan tidak mengizinkan long march, Kapolres menjelaskan hal itu semata-mata karena alasan prosedural dan keamanan. Massa yang tersebar di lima titik dengan jumlah total 500 hingga 1.000 orang memerlukan penanggung jawab lapangan yang bersedia menandatangani komitmen pengamanan barisan, syarat yang tidak dipenuhi oleh koordinator aksi.

“Kami khawatir terjadi penyusupan pihak luar yang dapat memicu gangguan keamanan maupun mengganggu aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, AKBP Tatiratu menyampaikan apresiasi tinggi kepada peserta aksi yang dinilai menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Saya apresiasi adik-adik karena sampai saat ini mereka masih tertib dalam menyampaikan aspirasi. Kita tetap jaga keamanan bersama,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

2 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

7 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

7 jam ago

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

2 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

2 hari ago