Berita

Kesbangpol Papua Tengah Fasilitasi Pembentukan Panitia Mubes Suku Lani dan Suku Damal

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah mengambil peran langsung dalam memfasilitasi pembentukan panitia Musyawarah Besar (Mubes) pemilihan Kepala Suku Lani dan Damal, menandai dimulainya proses formal menuju penetapan pemimpin adat dua suku besar di wilayah tersebut.

Proses tersebut berlangsung di Aula SMA YPK Tabernakel Nabire, disaksikan oleh simpatisan, masyarakat dua suku besar Lani dan Damal, serta tamu undangan lainnya termasuk insan pers.

Kepala Bidang Kesbangpol Papua Tengah, Johanes Mom, menyampaikan secara tegas bahwa pemerintah turut memfasilitasi seluruh proses agar berjalan sistematis dan memiliki legitimasi adat serta administrasi yang kuat. Fasilitasi, menurut Johanes, mengalir sejak awal perencanaan hingga hari pemilihan.

“Pihak Kesbangpol memfasilitasi pelaksanaan Mubes besar ke depan. Suku Lani dan Damal merupakan dua suku besar, sehingga proses ini dipusatkan menjadi satu rangkaian bersama. Hari ini struktur panitia diselesaikan, mulai dari ketua, wakil, sekretaris satu dan dua, hingga bendahara satu dan dua, sementara anggota lain masih dalam tahap melengkapi susunan,” ujar Johanes Mom.

Johanes kemudian menerangkan bahwa urgensi percepatan muncul mengingat kalender pelaksanaan semakin sempit menjelang Natal. Tahapan sosialisasi telah berjalan sejak April hingga Juni, dan saat ini penyusunan struktur panitia berada pada tahap penutupan.

“Begitu program kerja tuntas, proses langsung diarahkan pada pemilihan Kepala Suku Lani besar dan Kepala Suku Damal besar,” jelas Kepala Bidang Kesbangpol Papua Tengah.

Beberapa komunitas suku lain telah menyelesaikan Mubes, termasuk Moni dan Walani. Adapun sosialisasi kepada suku Deiyai, Dogiyai, Paniai, telah dilakukan, sementara Amungme dan Kamoro diprediksi baru memasuki proses pembentukan panitia pasca-Natal mengingat tahap awal belum dimulai.

Panitia akan menyusun proposal kerja dan menyerahkannya kepada Kesbangpol. Setelah itu, pemerintah memproses dukungan anggaran agar penyelenggaraan Mubes berjalan sesuai rencana dan dapat melibatkan komponen masyarakat secara luas.
Johanes menekankan urgensi percepatan pemilihan pemimpin adat sebagai upaya menjawab situasi keamanan dan konflik sosial yang masih terjadi.

“Saya mendorong penuh agar sebelum Natal struktur pemilihan Kepala Suku Perbincin Papua Tengah dapat diselesaikan. Konflik yang masih berlangsung telah memakan korban di tingkat masyarakat. Perlu figur adat yang berdiri untuk melindungi rakyat. Karena itu kami mempercepat langkah,” ujar Johanes.

Dengan selesainya pembentukan panitia, tahap menuju Mubes Suku Lani dan Damal memasuki fase krusial. Struktur panitia akan mulai menyusun agenda kerja, mempersiapkan mekanisme musyawarah, dan mengatur proses pemilihan Kepala Suku Lani dan Kepala Suku Damal sebagai pemegang mandat adat bagi dua suku besar di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

6 jam ago

Dibangun Swadaya, Jembatan Kampung Tibai Kembali Putus; Warga Minta Pemerintah Bertindak

NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…

6 jam ago

36 Tim SMP Ikuti Kapolda Cup I 2026, Panitia Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…

7 jam ago

SIAP DPMPTSP Harus Pangkas Birokrasi dan Persempit Celah Pungli di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…

7 jam ago

Kekeringan dan Asap Ganggu Warga, PMI Paniai Salurkan Air Bersih dan Masker Gratis

PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…

9 jam ago

Tumiran Soroti Ketergantungan Pangan Papua Tengah, Penyuluh Diminta Buktikan Hasil Kerja

NABIRE, TOMEI.ID |Ketergantungan Papua Tengah terhadap pasokan pangan dari luar daerah menjadi tantangan yang harus…

13 jam ago