Berita

Ketua DPR Papua Pegunungan Bantah Beri Arahan Politik Saat Tragedi Kali Uwe Woma

WAMENA, TOMEI.ID |  Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, membantah tudingan yang menyebut dirinya memberikan arahan politik maupun dukungan kepada pihak tertentu saat berada di lokasi tragedi jatuhnya puluhan warga di Kali Uwe, Distrik Woma, Kabupaten Jayawijaya.

Yos menegaskan, kehadirannya di lokasi semata-mata didasari alasan kemanusiaan untuk membantu menenangkan situasi di tengah proses pencarian korban yang saat itu berlangsung.

“Saya hadir di situ murni kemanusiaan. Kita di Papua Pegunungan ini satu keluarga, satu suku, satu keturunan. Sehingga perlu membutuhkan kedamaian, hidup nyaman, tenang, baru kita beraktivitas,” ujar Yos Elopere, Selasa (11/5/2026).

Menurutnya, saat itu situasi di sekitar lokasi pencarian korban sempat memanas akibat keributan yang terjadi di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, dikhawatirkan mengganggu proses evakuasi dan pencarian korban di Kali Uwe.

Ia mengaku datang tanpa pengawalan aparat keamanan dan hanya bersama keluarga untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat.

“Saya sampaikan informasi bahwa kita harus hargai mereka yang sedang berusaha menemukan mayat di kali. Kalau ada gangguan, konsentrasi mereka akan terganggu,” jelasnya.

Yos juga membantah informasi yang beredar bahwa dirinya datang membawa bantuan tertentu ataupun memberikan arahan kepada kelompok masyarakat untuk melakukan perlawanan.

“Informasi yang beredar kalau KKDP hadir sebelah dan memberikan bantuan, memberikan arahan untuk lawan, itu tidak benar,” tegasnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum tentu benar karena dapat memicu konflik baru di tengah situasi duka yang sedang dihadapi masyarakat.

“Kalau kamu menyebarkan informasi yang tidak benar, kamu adalah menjadi aktor yang membuat konflik. Jadi itu hati-hati,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

2 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

7 jam ago

Meki Nawipa: ASN Bukan Hanya Terima Gaji, tetapi Harus Mengabdi kepada Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa…

7 jam ago

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

2 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

2 hari ago