Berita

KKN UMPB Dorong Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Warmare

WARMARE, TOMEI.ID | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar sosialisasi motivasi belajar bagi siswa SMP Negeri 5 Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa” tersebut dilaksanakan mahasiswa KKN yang berlokasi di Kampung Madrat dan diikuti seluruh siswa serta para guru SMP Negeri 5 Warmare. Sebanyak 11 mahasiswa KKN turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sosialisasi diawali dengan doa yang dipimpin mahasiswa Jamira Indowek dan ditutup dengan doa oleh Senadi Sbeibaga. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama para siswa.

Materi utama disampaikan Marinus Kudiai dengan Berta Bonggoibo sebagai moderator. Materi yang diberikan mencakup pengertian motivasi belajar, pentingnya membangun semangat belajar, faktor yang memengaruhi motivasi, cara meningkatkan semangat belajar, serta pentingnya memiliki cita-cita dan berupaya mewujudkannya.

Ketua Kelompok KKN, Novita Gabrela Apasaray, menyampaikan apresiasi kepada pihak SMP Negeri 5 Warmare, kepala sekolah, dan para guru yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa KKN untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami sangat menghargai sambutan dan partisipasi yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Semoga materi yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta meningkatkan semangat dan motivasi siswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih cita-cita,” ujar Novita.

Mewakili pihak sekolah, Setemina Muid, S.Pd.K., menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas materi yang diberikan kepada siswa. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun siswa.

“Ini penting sekali. Kami tidak banyak hal yang bisa kami sampaikan, tetapi Tuhan yang memberikan segala hikmat memberkati adik-adik sekalian dalam kuliah dan tanggung jawab masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif mengikuti sesi diskusi. Hadiah berupa buku dan pulpen diberikan kepada siswa yang dinilai paling aktif selama kegiatan berlangsung.

Lima Fokus yang Didorong Mahasiswa KKN

Pertama, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa agar mereka lebih bersemangat mengikuti proses pembelajaran dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam belajar.

Kedua, mahasiswa KKN mendorong siswa untuk membangun kepercayaan diri dengan mengenali kemampuan dan potensi masing-masing. Kepercayaan diri dinilai penting agar siswa berani mengembangkan kemampuan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, sosialisasi juga diarahkan untuk membantu siswa memahami pentingnya cita-cita dan pendidikan bagi masa depan. Siswa didorong untuk mulai menentukan tujuan yang ingin dicapai serta memahami bahwa pendidikan merupakan salah satu proses untuk mempersiapkan masa depan.

Keempat, mahasiswa KKN mengajak siswa membangun kebiasaan belajar yang positif, seperti disiplin mengikuti pembelajaran, rajin membaca, mengatur waktu, dan menggunakan waktu luang untuk kegiatan yang mendukung perkembangan diri.

Kelima, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat hubungan positif antara mahasiswa KKN, siswa, dan pihak sekolah. Kolaborasi tersebut dinilai dapat menciptakan ruang pembelajaran yang lebih terbuka sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan pesan kepada para siswa agar tidak berhenti belajar dan terus berusaha mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

“Belajar hari ini adalah langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik.”

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 6 UMPB berharap motivasi belajar siswa dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kebiasaan mereka dalam menjalani proses pendidikan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

33 menit ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

4 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

5 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

5 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

19 jam ago

Puskesmas Warmare Capai Imunisasi 95 Persen, Edukasi Bahasa Daerah Sasar Warga di Tengah KLB Campak

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Warmare mengintensifkan pelayanan imunisasi campak-rubela di tengah upaya penanggulangan kejadian luar…

19 jam ago