Berita

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk mendukung penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak melalui program Outbreak Response Immunization (ORI). Program imunisasi massal ini menargetkan cakupan 95 persen guna memperluas perlindungan bagi anak-anak yang menjadi sasaran imunisasi.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng Radio Republik Indonesia (RRI) Manokwari sebagai sarana edukasi publik. Penyebaran informasi dinilai penting agar masyarakat memahami perkembangan situasi campak, tujuan pelaksanaan ORI, serta pentingnya memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai ketentuan.

Dialog interaktif yang berlangsung di RRI Manokwari pada Senin (5/10/2026) itu melibatkan sejumlah narasumber dari unsur kesehatan dan tenaga medis. Mereka membahas pencegahan dan pengendalian penyakit, surveilans, imunisasi, serta penanganan campak.

Narasumber yang hadir meliputi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil selaku Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dr. Maria Warwe, dari KOMDA Papua Barat, serta Frans Abidondifu dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.

Target 95 Persen Butuh Dukungan Masyarakat

Target cakupan imunisasi 95 persen menjadi sasaran penting dalam pelaksanaan ORI Campak di Manokwari. Pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama pemerintah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah distrik dan kampung, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta media massa.

Namun, keberhasilan program tidak cukup hanya dengan menyampaikan imbauan. Informasi mengenai sasaran, jadwal, dan lokasi pelayanan harus menjangkau masyarakat secara luas agar orang tua dapat mengetahui kapan dan di mana anak mereka bisa mendapatkan imunisasi.

Karena itu, orang tua diharapkan aktif mencari informasi melalui Puskesmas atau petugas kesehatan setempat, terutama apabila belum mengetahui status imunisasi anaknya. Konsultasi dengan tenaga kesehatan juga penting untuk memperoleh penjelasan yang benar sesuai kondisi dan kebutuhan anak.

RRI Perluas Jangkauan Informasi Kesehatan

Pemanfaatan RRI sebagai media komunikasi publik diharapkan membantu memperluas jangkauan edukasi mengenai campak dan pelaksanaan ORI. Melalui informasi yang jelas dan mudah dipahami, masyarakat dapat mengetahui langkah pencegahan serta memahami pentingnya mengikuti arahan petugas kesehatan.

Di tengah penanganan KLB, informasi yang akurat menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi. Pemerintah dan tenaga kesehatan juga perlu memastikan informasi pelayanan tersedia dan mudah diakses oleh keluarga yang menjadi sasaran.

Penanggulangan KLB campak bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Dukungan orang tua, jangkauan informasi yang luas, dan pelayanan imunisasi yang mudah diakses menjadi bagian penting dalam upaya mencapai target cakupan 95 persen di Kabupaten Manokwari. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

5 jam ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

11 jam ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

12 jam ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

12 jam ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

16 jam ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

21 jam ago