Berita

KLDM Dukung Kegiatan Sekami dan Misdinar Paroki Moanemani di Idadagi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) di bawah kepemimpinan Ketua Redi Wouwi Dogomo kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan literasi dan pelayanan iman di kalangan anak muda Katolik.

Melalui kegiatan Lapak Baca, KLDM turut mendukung kegiatan Sekami (Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner) dan Misdinar Paroki Immaculata Moanemani yang digelar di Stasi Idadagi, Kabupaten Dogiyai.

Rapat koordinasi para pembina Sekami dan Misdinar berlangsung pada Minggu, 26 Oktober 2025, pukul 11.30 WIT, di halaman Gereja Katolik Stasi Idadagi.

Pertemuan tersebut membahas persiapan kegiatan pencarian dana yang dijadwalkan pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Lapangan Epegouwo, Kampung Kigamani. Dana hasil kegiatan akan digunakan untuk mendukung pembinaan iman dan pendidikan anak-anak Katolik di Paroki Immaculata Moanemani, Keuskupan Timika.

Adapun jenis kegiatan pencarian dana yang akan digelar meliputi turnamen bola futsal, bola voli putra dan putri, bola kasti, panahan, penjualan minuman ringan, serta penjualan barapen ayam. Semua kegiatan akan dilaksanakan dengan sistem pertandingan antar-RT dari dua kampung, yakni Kigamani dan Idadagi.

Dalam hal ini, Ketua KLDM, Redi Wouwi Dogomo, mengapresiasi semangat para pembina dan panitia dalam memadukan kegiatan sosial, iman, dan literasi.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang penggalangan dana, tetapi juga ruang pendidikan iman dan karakter bagi anak-anak. Lapak Baca yang kami hadirkan menjadi bentuk dukungan agar generasi muda Dogiyai tumbuh dengan iman yang kuat dan pengetahuan yang luas,” ujar Redi kepada tomei.id, Minggu (26/10/2025).

Redi menambahkan, kolaborasi antara komunitas literasi dan pembina gereja merupakan langkah konkret untuk menumbuhkan budaya membaca serta memperkuat peran pendidikan nonformal di tengah masyarakat.

“Kami percaya literasi dan pelayanan iman bisa berjalan seiring. Ini bentuk tanggung jawab moral untuk mempersiapkan generasi Katolik Dogiyai yang cerdas, beriman, dan peduli terhadap sesama,” tambahnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh umat dan anak-anak di Stasi Idadagi. Para pembina berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan antarumat di tingkat kampung.

Selain penggalangan dana, kegiatan Lapak Baca dari KLDM juga menarik perhatian anak-anak. Mereka terlihat antusias membaca buku cerita bergambar dan mengikuti kuis singkat yang disiapkan relawan literasi.

Melalui kegiatan seperti ini, KLDM ingin membuktikan bahwa gerakan literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang menanam nilai, membangun karakter, dan memperluas wawasan anak-anak Dogiyai menuju masa depan yang lebih maju. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Pesan Lulusan STT Arastamar Nabire Buktikan Iman dan Integritas dalam Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah tuntutan pembangunan SDM Papua Tengah yang berintegritas, berkarakter, dan mampu…

2 jam ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Lintas Unsur Hadapi Ancaman Bencana

NABIRE, TOMEI.ID | Menghadapi ancaman karhutla yang kian meluas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat…

2 jam ago

Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Papua Barat Ajak Warga Perkuat Persaudaraan dan Toleransi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid…

2 jam ago

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Galang Dana untuk Korban Kebakaran 7 Rumah di Emdomen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo kota studi Jayapura menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak…

2 jam ago

Gubernur Fakhiri Ingin Festival Danau Sentani Jadi Gerakan Budaya, Lingkungan dan Ekonomi

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Matius Fakhiri berharap Festival Danau Sentani tidak sekadar menjadi agenda…

4 jam ago

Aktivis Adat Kenedi Desak Pemprov Serius Tangani Karhutla, Soroti Ancaman Ruang Hidup Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Papua…

5 jam ago