Berita

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa baru sebagai anggota organisasi dalam rangkaian kegiatan Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (PPMB) tahun akademik 2026/2027.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan diisi dengan pembekalan, diskusi interaktif, penguatan organisasi, serta penyampaian motivasi kepada mahasiswa baru sebagai bagian dari proses pengenalan kehidupan organisasi dan pembinaan kader mahasiswa asal Puncak Jaya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan rekreasi dan pembinaan bersama para senior yang dirangkaikan dengan pembubaran panitia pelaksana PPMB di Pantai Gedo, Nabire, Sabtu (19/9/2026).

Mewakili panitia, Agus Tabo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya yang telah memberikan dukungan pembiayaan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Agus, dukungan pemerintah daerah membantu panitia memenuhi kebutuhan penyelenggaraan kegiatan sehingga seluruh rangkaian PPMB dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami dari panitia menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya yang sudah membantu kami dengan dana sebesar Rp20 juta. Dana ini sangat membantu kami dalam melaksanakan kegiatan orientasi ini,” ujar Agus Tabo.

Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari hubungan kerja yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa, khususnya dalam mendukung pembinaan mahasiswa asal Puncak Jaya yang sedang menempuh pendidikan di Nabire.

Ketua KMPPJ, Apinus Tabuni, mengatakan penerimaan 61 mahasiswa baru tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi organisasi sekaligus upaya mempersiapkan generasi mahasiswa Puncak Jaya yang mampu menjalankan tanggung jawab akademik dan organisasi.

Dalam sambutannya, Apinus mengusung semangat menyongsong generasi emas melalui pelaksanaan PPMB. Ia secara resmi menerima 61 mahasiswa baru sebagai anggota KMPPJ Kota Studi Nabire.

“Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Puncak Jaya beserta seluruh jajaran Pemkab Puncak Jaya yang telah mendukung pendanaan kegiatan orientasi ini secara maksimal. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap generasi penerus Puncak Jaya,” ungkap Apinus Tabuni.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap proses pembinaan generasi muda Puncak Jaya yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Sementara itu, Sekretaris KMPPJ, Yusup Kogoya, menekankan pentingnya keberlanjutan kaderisasi dalam menjaga kesinambungan organisasi.

Menurutnya, mahasiswa baru yang telah diterima dalam organisasi perlu mendapatkan pembinaan agar mampu memahami tanggung jawab sebagai anggota sekaligus sebagai bagian dari generasi muda Puncak Jaya.

Yusup berpesan kepada mahasiswa baru agar mampu meneruskan estafet kepemimpinan organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah asal selama menjalani proses pendidikan di Nabire.

“Estafet kepemimpinan organisasi harus dipersiapkan sejak awal melalui kaderisasi yang bertanggung jawab. Mahasiswa baru harus mampu menjaga nama baik organisasi dan daerah asal selama menempuh pendidikan,” kata Yusup.

Pelaksanaan PPMB tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan organisasi, sekaligus ruang untuk membangun komunikasi antara mahasiswa baru, pengurus, senior, dan anggota KMPPJ lainnya.

Selain pembekalan organisasi, rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan dan kehidupan mahasiswa di Kota Studi Nabire.

Panitia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terhadap kegiatan pembinaan mahasiswa dapat terus berlanjut melalui program-program yang memiliki manfaat langsung bagi peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.

Bagi KMPPJ, pembinaan mahasiswa merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda Puncak Jaya yang memiliki kemampuan akademik, tanggung jawab sosial, serta kesiapan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya rangkaian PPMB dan pembubaran panitia, tanggung jawab pembinaan selanjutnya berada pada kepengurusan KMPPJ bersama seluruh anggota. Sebanyak 61 mahasiswa baru yang telah diterima diharapkan dapat mengikuti proses kaderisasi secara berkelanjutan serta berkontribusi dalam kehidupan akademik dan organisasi di Kota Studi Nabire. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

51 menit ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

1 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

2 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

3 jam ago

Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tutup Layanan Penyelesaian Adat di Jayanti

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tota Mapia, Fabianus Tebai, secara resmi menghentikan layanan…

7 jam ago

Kontrakan Mahasiswa Puncak Jaya di Bandung Belum Lunas, IPMAPUJA Desak Pemda Segera Menyelesaikan

BANDUNG, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota Bandung, Jawa…

7 jam ago