Berita

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang akan mengikuti aksi di Nabire pada Sabtu (15/8/2026) agar menjaga ketertiban, keamanan, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Himbauan tersebut disampaikan KNPB Meepago kepada tomei.id, Jumat (14/8/2026), sebagai seruan terbuka kepada seluruh peserta untuk menjaga aksi tetap damai, menghindari provokasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

Himbauan itu ditujukan kepada masyarakat Papua, tokoh gereja, tokoh adat, pemuda, mahasiswa, pelajar, organisasi, serta masyarakat Nusantara yang berdomisili di Nabire.

KNPB Meepago menegaskan, aksi 15 Agustus diharapkan berlangsung secara damai, tertib, bermartabat, dan tidak diwarnai tindakan kekerasan.

“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang akan bergabung bahwa 15 Agustus adalah aksi damai, bermartabat, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar KNPB Meepago dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id di Nabire, Jumat (14/8/2026).

Dalam himbauan umumnya, KNPB Meepago juga meminta peserta tidak membawa senjata tajam dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol selama mengikuti kegiatan.

Peserta juga diminta tidak mengibarkan bendera Bintang Kejora serta menghindari berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan atau mengubah jalannya aksi.

“Dilarang keras membawa alat tajam, mengonsumsi alkohol, mengibarkan bendera Bintang Kejora dan melakukan hal-hal yang mengganggu keamanan dalam aksi berlangsung,” tegas KNPB Meepago.

Peserta Diminta Disiplin dan Ikuti Arahan

KNPB Meepago menilai kedisiplinan seluruh peserta menjadi bagian penting dalam menjaga aksi tetap berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Karena itu, peserta diminta mengikuti arahan koordinator, menjaga sikap, serta menghormati masyarakat lain selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengharapkan seluruh lapisan masyarakat Papua yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tetap disiplin, terkomando dan terpimpin,” ujarnya.

KNPB Meepago juga mengingatkan peserta agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Himbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga kegiatan 15 Agustus di Nabire tetap aman, tertib, damai, dan mengedepankan tanggung jawab bersama.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi tomei.id menempatkan pernyataan tersebut sebagai himbauan dari KNPB Meepago. Pelaksanaan aksi dan situasi keamanan di lapangan tetap menjadi kewenangan serta tanggung jawab pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

5 jam ago

Puskesmas Warmare Capai Imunisasi 95 Persen, Edukasi Bahasa Daerah Sasar Warga di Tengah KLB Campak

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Warmare mengintensifkan pelayanan imunisasi campak-rubela di tengah upaya penanggulangan kejadian luar…

5 jam ago

Libatkan 1.200 Pemuda, Baptis Cup 2026 Jadi Ajang Persatuan Lintas Gereja di Papua Pegunungan

WAMENA, TOMEI.ID | Sebanyak 1.200 pemuda terlibat dalam Turnamen Sepak Bola Pemuda Baptis Cup 2026…

5 jam ago

Fredi Bunai Dorong Barista Muda Angkat Kopi Lokal Papua Tengah ke Pasar Dunia

NABIRE, TOMEI.ID | Pelatihan barista bagi Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Tengah diharapkan…

13 jam ago

Papua Tengah Catat Kesenjangan 30.941 Peserta Jaminan Sosial, 74 OAP Disiapkan Ikuti Pelatihan Kerja

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan meningkatkan…

14 jam ago

Meki Nawipa: Pendataan Akurat Jadi Kunci Tekan Pengangguran OAP di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pendataan yang akurat untuk mengidentifikasi…

14 jam ago