Berita

KNPI Deiyai Rayakan HUT Sumpah Pemuda ke-97 dengan Aksi Bersih Kota Waghete

DEIYAI, TOMEI.ID | Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Deiyai menggelar bakti sosial dengan fokus pada kebersihan Kota Waghete, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” dan menempatkan Kota Waghete sebagai pusat perhatian, mengingat perannya sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas masyarakat kabupaten.

Ketua KNPI Deiyai, Melison Dogopia, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini berbeda dari tradisi sebelumnya.

“Kami memilih merayakan Sumpah Pemuda dengan turun langsung ke masyarakat, membersihkan Waghete sebagai pusat kota, ekonomi, dan pemerintahan kabupaten Deiyai,” ujarnya usai kegiatan.

Aksi ini sejalan dengan visi Bupati Deiyai yang menekankan pembangunan kabupaten yang aman, nyaman, lestari, dan bersih.

“Tahun 2025, KNPI Deiyai tidak menggelar kegiatan di kantor. Kami lakukan bakti sosial yang dapat dirasakan seluruh warga,” tambah Dogopia, yang akrab disapa Mellow.

Ketua KNPI menekankan bahwa kegiatan bersih-bersih ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Jaga lingkungan di wilayah Deiyai. Ini pesan kami dalam peringatan Sumpah Pemuda kepada seluruh warga,” tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari ‘Pasukan Hijau’, unit kebersihan yang dibentuk Dinas Lingkungan Hidup di bawah arahan Pemerintah Kabupaten Deiyai. Kehadiran mereka memberikan dampak signifikan bagi kebersihan Kota Waghete.

“Kita lihat Waghete semakin bersih berkat kehadiran Pasukan Hijau,” kata Dogopia.

KNPI memberikan apresiasi kepada pemerintah atas inisiatif pembentukan Pasukan Hijau.

“Terima kasih kepada Pasukan Hijau yang sudah mulai mengubah Waghete menjadi kota bersih,” tambah Dogopia.

Selain itu, KNPI mengingatkan seluruh warga, khususnya pedagang, untuk turut menjaga kebersihan kota.

“Para pedagang kami ingatkan untuk selalu menyiapkan tempat sampah di depan kios dan toko masing-masing. Setiap pagi dan sore harus dibersihkan. Waghete harus bersih,” ujarnya.

Mellow menegaskan harapannya agar ke depan, pemerintah dan masyarakat membangun Deiyai secara kolaboratif demi kemajuan kabupaten.

Dalam bakti sosial ini, sejumlah pejabat turut serta membersihkan Kota Waghete. Di antaranya Kepala Dinas Kominfo, Oktopia Mote, Kasat Pol PP Gergo Mote, Sekretaris Dinas Koperasi Leander Adii, Kabag Hukum Setda Deiyai Yehezkiel Bida Kotouki, serta staf dari Dinas Lingkungan Hidup dan OPD lainnya.

Mewakili pemerintah, Oktopia Mote memberikan apresiasi atas aksi nyata KNPI.

“Langkah baik dari pemuda ini kami apresiasi karena sejalan dengan visi-misi Bupati yang ingin Deiyai bersih,” ujarnya.

Mote menambahkan keterlibatannya dilatarbelakangi pengalaman pribadinya sebagai generasi muda Deiyai.

“Saya besar di Waghete, pernah jadi pemuda. Langkah baik KNPI harus kita dukung bersama,” tegas mantan Kepala Distrik Tigi ini.

Ia juga mengajak seluruh pihak di Deiyai untuk bergotong-royong membangun kabupaten dengan semangat Enaimo Ekowai.

Untuk kelancaran kegiatan, KNPI menyiapkan tiga mobil pengangkut sampah, sementara Kepala Kominfo Deiyai menyumbang satu mobil tambahan untuk mendukung pengangkutan sampah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

ASN Fleksibel Saat Libur Panjang: Modernisasi atau Ujian Pelayanan Publik?

Oleh: Andreas Gobay, S.Sos., M.A. Kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterapkan…

7 jam ago

TPNPB Klaim Serangan di Maybrat, Sebut 8 Aparat Tewas dan Sita Senjata

MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

7 jam ago

Bupati Dogiyai Terbitkan Instruksi Tegas: Miras, Kekerasan, dan Pemalangan Dilarang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai dan wakil bupati, Yuliten Anouw, menerbitkan Instruksi…

8 jam ago

TPNPB Tuduh Pungli Bandara dan Hilangnya CCTV di Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Siaran Pers Manajemen Pusat (KOMNAS TPNPB) menyampaikan sejumlah tuduhan terkait dugaan…

9 jam ago

Guru Pedalaman di Yahukimo Nyalakan Harapan: Terpet Wahla Hadirkan Pendidikan di Tengah Keterbatasan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman, Kepala Sekolah…

9 jam ago

Jayawijaya Gas Kopi Lokal, Bupati Tegas Tolak Bibit dari Luar

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mulai mengakselerasi pengembangan kopi lokal dengan menegaskan kebijakan…

18 jam ago