Berita

Konferensi III KNPB Numbay Tegaskan Konsolidasi Perjuangan, Hosea Yeimo Nahkodai Kepemimpinan Baru

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay secara resmi menetapkan Hosea Yeimo sebagai Ketua dalam Konferensi ke-III yang digelar di Kantor Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Sabtu (28/2/2026).

Forum ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan arah organisasi di tingkat wilayah yang solid, terukur, strategis, dan berorientasi kemenangan politik.

Konferensi yang berlangsung satu hari tersebut mengusung tema “Selamatkan Organisasi dan Manusia” dengan subtema ajakan merajut kembali persatuan dalam tubuh organisasi untuk pembebasan nasional Papua Barat.

Dalam pidato perdananya, Hosea Yeimo menyampaikan apresiasi atas mandat yang diberikan anggota organisasi. Hosea Yeimo menegaskan bahwa kepemimpinan ke depan akan difokuskan pada penguatan soliditas internal serta perhatian serius terhadap situasi kemanusiaan di Papua.

“Keselamatan manusia Papua harus menjadi prioritas bersama demi menjamin hak hidup, martabat, dan masa depan generasi penerus,” ujar Hosea Yeimo di hadapan peserta konferensi persnya pada awak media.

Menurut Hosea Yeimo, dinamika konflik bersenjata di sejumlah wilayah masih berdampak langsung terhadap masyarakat sipil. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak dasar warga dinilai sebagai agenda mendesak yang membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, adat, masyarakat, hingga pemuda.

Di tingkat nasional, Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat, Ogram Wanimbo, menegaskan pentingnya respons komprehensif terhadap kondisi kemanusiaan di wilayah seperti Yahukimo, Puncak, Pegunungan Bintang, Maybrat, dan Intan Jaya.

Ogram Wanimbo menyatakan bahwa penyelesaian persoalan Papua tidak cukup mengandalkan pendekatan keamanan semata. Menurut Ogram Wanimbo, ruang dialog damai perlu dibuka guna mencari solusi menyeluruh dan berkelanjutan.

Selain menetapkan kepemimpinan baru, konferensi juga membahas pembenahan internal organisasi dan penguatan konsolidasi masyarakat dalam menyikapi isu-isu strategis, termasuk rencana investasi di sejumlah wilayah di Tanah Papua.

Dalam pernyataan resminya, KNPB Wilayah Numbay turut meminta aparat keamanan menjalankan tugas secara profesional serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Konferensi ke-III ini diharapkan menjadi titik penguatan struktur organisasi sekaligus mempertegas komitmen politik KNPB di tingkat wilayah secara konsisten, terarah, disiplin, dan berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Pesan Lulusan STT Arastamar Nabire Buktikan Iman dan Integritas dalam Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah tuntutan pembangunan SDM Papua Tengah yang berintegritas, berkarakter, dan mampu…

12 jam ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Lintas Unsur Hadapi Ancaman Bencana

NABIRE, TOMEI.ID | Menghadapi ancaman karhutla yang kian meluas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat…

12 jam ago

Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Papua Barat Ajak Warga Perkuat Persaudaraan dan Toleransi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid…

12 jam ago

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Galang Dana untuk Korban Kebakaran 7 Rumah di Emdomen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo kota studi Jayapura menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak…

12 jam ago

Gubernur Fakhiri Ingin Festival Danau Sentani Jadi Gerakan Budaya, Lingkungan dan Ekonomi

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Matius Fakhiri berharap Festival Danau Sentani tidak sekadar menjadi agenda…

14 jam ago

Aktivis Adat Kenedi Desak Pemprov Serius Tangani Karhutla, Soroti Ancaman Ruang Hidup Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Papua…

15 jam ago