Berita

Konferensi Klasis Dabora Dagi ke-III Teguhkan Komitmen Pelayanan dan Penguatan Jemaat

DEKAI, TOMEI.ID | Konferensi Klasis Dabora Dagi ke-III Tahun 2025 resmi dibuka melalui ibadah pembukaan yang berlangsung penuh hikmat dan kebersamaan pada Senin (29/9/2025) di Dekai.

Kegiatan yang berlangsung hingga 1 Oktober 2025 ini mengusung tema “Beritakan Injil kepada Segala Makhluk,” sebagai bentuk tekad memperkuat pelayanan dan kesaksian iman di tengah masyarakat.

Ketua Panitia, Neso Wahla, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, mulai dari para hamba Tuhan, kader, mahasiswa, hingga masyarakat dari berbagai daerah yang turut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa terselenggaranya konferensi ini merupakan wujud nyata kerja sama dan penyertaan Tuhan.

“Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa kekurangan apa pun berkat kasih dan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi demi suksesnya pelaksanaan konferensi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, BPK Petrus Yalak, S.Pd, mewakili kader jemaat, menyampaikan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan pelayanan klasis. Ia menilai bahwa konferensi ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas kader dan mempererat solidaritas jemaat di wilayah pelayanan Dabora Dagi.

Mantan Ketua Klasis, Pdt. Semuel Waroman, S.Th, dalam arahannya menekankan pentingnya pelaksanaan konferensi sebagai momentum pembaruan pelayanan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan dokumen administrasi klasis kepada Ketua Klasis terpilih, Pdt. Welem Nepsan, sebagai bagian dari proses regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan.

Ketua Klasis terpilih, Pdt. Welem Nepsan, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan oleh tujuh jemaat yang tergabung dalam wilayah pelayanan Klasis Dabora Dagi. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, pengurus wilayah, kader, dan mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat pelayanan selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Konferensi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum reflektif untuk memperkuat komitmen pelayanan di tengah jemaat. Kiranya Tuhan Yesus memberkati seluruh proses dan hasil konferensi ini,” ujarnya.

Perwakilan mahasiswa, Yemi Wahla, S.Or, menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan mekanisme konferensi yang lebih tertib dan transparan. Ia optimistis, semangat kebersamaan yang terbangun dalam konferensi ke-III ini akan menjadi dasar yang kuat bagi pelaksanaan konferensi berikutnya.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, sekaligus memastikan proses konferensi berjalan sesuai mekanisme yang benar. Semua ini menjadi bekal bagi para pelayan Tuhan untuk melangkah lebih maju,” tuturnya.

Kegiatan Konferensi Klasis Dabora Dagi ke-III Tahun 2025 ditutup dengan ibadah syukur dan doa bersama, menandai komitmen baru dalam memperkuat pelayanan, mempererat persatuan antarjemaat, serta meningkatkan peran gereja dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

6 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

7 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

10 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

11 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

12 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

1 hari ago