Berita

Kongres I Suku Mek: Meneguhkan Persatuan dari Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Yalimo

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Perhimpunan Suku Mek (IPSUM) dari Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Yalimo menggelar Kongres I di Gor GIDI Stakin Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Perhatikanlah Keadaanmu” yang diambil dari kitab Hagai 1:2–9, sebagai refleksi spiritual dan kultural untuk memperkuat persatuan suku besar Mek di Tanah Papua.

Kongres perdana ini dihadiri perwakilan pemerintah dari tiga kabupaten, tokoh adat, tokoh agama, mahasiswa, pelajar, serta perwakilan masyarakat Suku Mek yang berdomisili di wilayah Jayapura dan sekitarnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura yang menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah keberagaman administrasi pemerintahan.

“Papua adalah satu rumah besar. Meskipun secara administratif kita terbagi dalam kabupaten yang berbeda, tetapi kita tetap satu sebagai orang Papua, sebagai satu keluarga besar,” ujar perwakilan Pemkab Jayapura dalam sambutannya.

Ketua Tim Perumus Kongres, Gerson Mulikma, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat identitas dan keutuhan Suku Mek di tengah perubahan sosial dan kebijakan pemerintahan.

“Secara pemerintahan kita memang berada di tiga kabupaten berbeda, namun secara asal-usul dan budaya, kita tetap satu sebagai Suku Mek. Inilah alasan utama kongres ini digelar, untuk meneguhkan kembali persaudaraan dan arah bersama kita,” ujarnya.

Kongres I IPSUM juga menjadi ruang konsolidasi gagasan antara masyarakat, mahasiswa, dan tokoh adat Mek untuk membentuk lembaga koordinasi kultural lintas kabupaten. Tujuannya, membangun kerja sama yang lebih erat dalam bidang pendidikan, sosial, dan pelestarian bahasa daerah.

Sementara itu, Sopater Sam, anggota DPD RI Dapil Papua Pegunungan, yang turut hadir dalam pembukaan, memberikan apresiasi terhadap inisiatif generasi muda Mek dalam membangun wadah persatuan yang bernilai strategis bagi masa depan masyarakat adat.

“Suku Mek adalah suku besar yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi penting di Tanah Papua. Saya mendukung penuh upaya ini agar organisasi ini menjadi ruang pengembangan sumber daya manusia, budaya, dan solidaritas sosial,” tutur Sopater.

Ketua Panitia Pelaksana Kongres, Ismael Sindomen, dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, baik dari pemerintah kabupaten maupun tokoh masyarakat yang telah membantu kelancaran kegiatan hingga hari pertama berjalan sesuai rencana.

“Kami berkomitmen menjadikan kongres ini sebagai ruang bersama untuk membicarakan masa depan Suku Mek, baik dalam konteks adat, pendidikan, maupun hubungan sosial di tengah masyarakat Papua,” ucap Markus.

Dalam agenda kongres, dibahas pula pembentukan cabang organisasi IPSUM di wilayah Papua Pegunungan serta di tiga kabupaten asal, guna memperkuat koordinasi dan komunikasi antaranggota.

Selain itu, forum juga menggarisbawahi pentingnya pelestarian bahasa, peningkatan pendidikan generasi muda, dan sinergi adat dengan pembangunan daerah.

Kongres I Ikatan Perhimpunan Suku Mek ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat jati diri serta memperkokoh fondasi persatuan masyarakat Mek di Tanah Papua.

“Kita bersatu bukan karena wilayah, tetapi karena darah dan asal yang sama. Persatuan ini adalah warisan yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi berikutnya,” tutup Gerson Mulikma. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Tolikara di Manokwari Desak Realisasi Asrama, Pemkab Janji Tuntaskan Kontrakan dan Evaluasi SIMARA

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Kabupaten Tolikara yang tergabung dalam Koordinator Wilayah (Korwil) Manokwari menyampaikan apresiasi…

5 jam ago

Pemkab Tolikara Serap Aspirasi Mahasiswa di Manokwari, Asrama dan Bantuan Pendidikan Jadi Sorotan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara menyerap aspirasi mahasiswa asal Tolikara yang sedang menempuh…

5 jam ago

Ketua KNPI Papua Pegunungan Tegur OPD dan SKPD, Larang Praktik “Jual Nama” Gubernur

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Pegunungan, Calvin Penggu,…

6 jam ago

UNIPA Buka Pembayaran SPP dan Pengisian KRS Semester Gasal 2026/2027, Mahasiswa Diimbau Tepat Waktu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) resmi membuka tahapan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan…

6 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Luncurkan Program BANGKIT, Fokus Bangun Generasi Papua Tengah yang Sehat, Cerdas, dan Terlindungi

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, resmi meluncurkan Program Bangun Generasi dan Keluarga…

6 jam ago

HUT Ke-4 Papua Tengah Resmi Dimulai, Meki Nawipa: Momentum Perkuat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun…

1 hari ago