NDUGA, TOMEI.ID | Kontak senjata kembali pecah di Distrik Meborok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Dua anggota TNI dilaporkan tewas dalam serangan bersenjata yang dilakukan oleh pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap III Ndugama Derakma, Kamis (16/10/2025) siang.
Dalam siaran pers yang diterima tomei.id, Jumat (17/10/2025), Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebut, serangan itu dilancarkan oleh Batalion Yuguru di bawah komando Mayor Yibet Gwijangge. Bentrokan bersenjata terjadi sekitar pukul 14.00 WIT di wilayah Yuguru, Distrik Meborok.
“Dua aparat militer Indonesia ditembak mati dalam serangan tersebut. Hingga siang ini (17/10), jasad mereka belum dievakuasi dari lokasi kejadian,” ujar Sebby dalam keterangan tertulis.
Mayor Yibet Gwijangge, yang memimpin langsung operasi lapangan, menyampaikan bahwa baku tembak berlangsung sengit di kawasan pegunungan Meborok. Ia menegaskan, serangan itu merupakan bagian dari upaya kelompoknya mempertahankan hak politik dan kedaulatan rakyat Papua.
“Kami berjuang untuk merebut kembali kedaulatan bangsa Papua dari pemerintah Indonesia. Selama 63 tahun, rakyat kami terus menjadi korban konflik,” kata Yibet melalui laporan yang dikirim dari medan perang.
Dalam pernyataan penutupnya, TPNPB menegaskan akan terus melakukan perlawanan bersenjata terhadap aparat keamanan Indonesia hingga Papua Merdeka. [*].
Di tengah berbagai tantangan akses dan kualitas pendidikan yang masih dihadapi sejumlah wilayah di Papua,…
DEKAI, TOMEI.ID | Puluhan warga, mahasiswa, dan aktivis lingkungan di Kabupaten Yahukimo menggelar aksi penolakan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah China berencana membangun pusat sekolah vokasi dan pusat pengembangan padi berbasis…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat…
MEKSIKO, TOMEI.ID | Timnas Meksiko membuka kiprahnya di Grup A Piala Dunia 2026 dengan kemenangan…
MEKSIKO, TOMEI.ID | Timnas Meksiko menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Afrika Selatan setelah…