PANIAI, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) melalui Puskesmas Enarotali, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Selasa (3/11/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pangan dan dukungan nutrisi bagi ODHA, sekaligus memperkuat perhatian, pendampingan, serta pemenuhan kebutuhan dasar mereka secara berkelanjutan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Bantuan yang diserahkan berupa beras, mi instan, kacang hijau, minyak goreng, bubur, serta sejumlah kebutuhan pangan lainnya. Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Tim KPA Kabupaten Paniai, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, dan jajaran Puskesmas Enarotali.
Mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Yunus Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada KPA atas perhatian dan dukungan nyata terhadap ODHA melalui penyaluran bantuan makanan tambahan tersebut.
Menurutnya, penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga tertentu. Diperlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, lembaga terkait, hingga masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Paniai.
“Penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan atau KPA, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, semua pihak harus bersatu, saling mendukung, dan mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan HIV/AIDS di Kabupaten Paniai,” ujarnya.
Ia berharap perhatian terhadap ODHA terus ditingkatkan, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga dukungan sosial. Menurutnya, ODHA perlu mendapatkan perlakuan yang setara tanpa stigma maupun diskriminasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Enarotali yang diwakili Kepala Tata Usaha (KTU), Ras Ah, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan pembicaraan sebelumnya antara Ketua KPA Kabupaten Paniai dan pihak Puskesmas Enarotali.
Ia mengatakan, pembahasan sebelumnya telah menyinggung kebutuhan bantuan bagi ODHA yang berada dalam jangkauan pelayanan Puskesmas Enarotali. Pembicaraan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyerahan bantuan makanan tambahan.
“Kami menyambut baik perhatian KPA Kabupaten Paniai. Sebelumnya, Ketua KPA telah bertemu dan membicarakan mengenai bantuan bagi ODHA. Hari ini, pembicaraan tersebut ditindaklanjuti melalui penyerahan bantuan makanan tambahan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berjalan demi mendukung kebutuhan dan pelayanan bagi ODHA,” katanya.
Ras Ah juga menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar ODHA tetap memperoleh perhatian, pendampingan, dan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Ketua KPA Kabupaten Paniai, Sepanya Yogi, mengatakan penyaluran bantuan makanan tambahan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian lembaganya terhadap ODHA di Kabupaten Paniai.
Menurut Sepanya, upaya penanggulangan HIV/AIDS tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi pencegahan, tetapi perlu disertai perhatian terhadap kebutuhan ODHA, termasuk dukungan pangan, nutrisi, dan kepedulian sosial.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada saudara-saudara kita yang hidup dengan HIV/AIDS. Kami ingin memastikan bahwa mereka juga mendapatkan perhatian, dukungan, dan kepedulian dari semua pihak. ODHA tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sepanya menyampaikan bahwa KPA Kabupaten Paniai berharap dapat memperkuat kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendorong pelaksanaan program skrining atau pemeriksaan HIV/AIDS secara terencana dan berkelanjutan.
“Ke depan, kami berharap ada program skrining atau pemeriksaan HIV/AIDS yang dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Kami ingin mendorong masyarakat agar lebih sadar terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, mendapatkan informasi yang benar, dan tidak takut mengakses pelayanan kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, KPA Kabupaten Paniai akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat guna memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Paniai.
Melalui kerja sama tersebut, KPA berharap perhatian terhadap ODHA dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan dasar, akses pelayanan kesehatan, maupun penerimaan sosial di lingkungan masyarakat. [*]
DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai menetapkan Perpustakaan Kampung Kigamani sebagai…
WAMENA, TOMEI.ID | Proyek pembangunan Jembatan Kali Wolo di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, yang dikerjakan…
WAMENA, TOMEI.ID | Turnamen sepak bola Pemuda Baptis Cup 2026 yang sempat terhenti akibat konflik…
TIMIKA, TOMEI.ID | Dua tim PT Freeport Indonesia (PTFI), Kamoro dan Amungme, mendominasi Indonesian Fire…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan verifikasi dan validasi data kependudukan,…
NABIRE, TOMEI.ID | Bakal calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah, Henes Sondegau, menyerahkan…