Berita

Lagi-lagi Aparat Beraksi di Dogiyai, 3 Pelajar Dikabarkan Tertembak

DOGIYAI, TOMEI.ID | Aksi penembakan terhadap warga sipil oleh aparat gabungan TNI–Polri kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Minggu (10/8/2025) malam.

Berdasarkan keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIT. Sebelumnya, insiden serupa dilaporkan terjadi pada pukul 17.00 WIT dan disebut masih berlanjut hingga malam hari.

Sedikitnya tiga orang dilaporkan menjadi korban dalam kejadian ini, termasuk seorang pelajar di bawah umur. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

Kedua korban luka saat ini menjalani perawatan di rumah masing-masing karena situasi keamanan yang belum kondusif. Keluarga korban tidak dapat membawa mereka ke fasilitas kesehatan akibat kekhawatiran terhadap keberadaan aparat di wilayah pemukiman.

Menurut keterangan warga, seluruh korban mendapatkan penanganan darurat oleh keluarga dan kerabat di lokasi terpencil di hutan. Proses pengangkatan proyektil dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya, mengingat minimnya akses medis dan situasi keamanan yang mencekam.

Menanggapi perkembangan ini, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dalam pernyataan resminya mengimbau aparat gabungan TNI–Polri yang bertugas di Kabupaten Dogiyai untuk menghentikan penembakan terhadap warga sipil, khususnya anak-anak sekolah.

Dalam rilis tersebut, TPNPB menyebut kondisi Kabupaten Dogiyai saat ini berada dalam status “darurat militer” dengan penembakan dan operasi yang masih berlangsung. Kondisi ini memaksa sebagian warga mengungsi dan lainnya tetap siaga di tempat masing-masing.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi telah berupaya menghubungi Kapolres Dogiyai maupun anggota Polres Dogiyai untuk meminta konfirmasi, namun belum mendapat tanggapan resmi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Luar Biasa! Gubernur Papua Tengah Siapkan Tiga Titik Nobar Akbar, Satukan Dukungan untuk Persipura di Laga Hidup-Mati Liga 1

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa resmi…

3 jam ago

Gubernur Papua Tengah Dorong Perluasan Akses Keuangan hingga Pelosok dan Wilayah Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah menegaskan pentingnya memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah…

4 jam ago

Ruben Sanadi Kobarkan Semangat Mutiara Hitam: Persipura Siap Hancurkan Adhyaksa FC Demi Tiket Liga 1

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura hanya selangkah lagi menuju panggung tertinggi sepak bola Indonesia. Menghadapi…

4 jam ago

Satu Laga Penentu Terakhir di Lukas Enembe: Persipura Kejar Tiket Liga 1 Tanpa Arthur Vieira

JAYAPURA, TOMEI.ID |  Persipura Jayapura berada di ambang penentuan nasib. Satu pertandingan tersisa akan menentukan apakah…

4 jam ago

Peradi Jayapura Bentuk TIFA 8, Desak PSSI Hadirkan Wasit Asing dalam Laga Penentuan Persipura vs Adhyaksa FC

JAYAPURA, TOMEI.ID | Menjelang laga hidup-mati playoff promosi BRI Super League 2026/2027 antara Persipura Jayapura…

4 jam ago

Dari Disbudpar Dogiyai, Gerakan CGS Didorong Jadi Arus Baru: Sekolah Diposisikan sebagai Pusat Kebangkitan Budaya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Dogiyai mulai mendorong implementasi gagasan Cultural Go…

19 jam ago