Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRK Puncak Jaya dalam rangka peresmian keanggotaan melalui mekanisme pengangkatan dan pengambilan sumpah janji pimpinan definitif DPRK Puncak Jaya periode 2024–2029, yang digelar di Aula KSK Nabire, Kamis (15/5/2025). (Foto: Redaksi TOMEI.ID).
NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak Jaya secara resmi memiliki pimpinan definitif. Letius Talenggen dilantik sebagai Ketua DPRK periode 2025–2029 dalam Rapat Paripurna Istimewa di Aula KSK Nabire, Kamis (15/5/2025).
Dalam sidang tersebut, Pileyos Talenggen juga ditetapkan sebagai Wakil Ketua I. Adapun pelantikan Wakil Ketua II dan III ditunda menyusul penyelesaian persoalan internal masing-masing partai pengusung.
Penjabat (Pj) Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya soliditas antar eksekutif dan legislative untuk mendukung keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di wilayah tersebut.
“DPRK sebagai representasi rakyat memiliki peran vital dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Diperlukan sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif agar visi pembangunan Puncak Jaya dapat terwujud secara optimal,” tegasnya.
Ia juga menyinggung konflik Pilkada yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Namun, dengan adanya ritual adat Belah Kayu Doli pada 12 Mei 2025 lalu, seluruh elemen masyarakat telah berkomitmen untuk menciptakan suasana damai dan kondusif.
“Marilah kita jaga keamanan bersama agar pelayanan publik dapat berjalan, roda pemerintahan kembali normal, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara layak dan aman,” pungkas Yopi. [*]
NABIRE, TOMEI.ID | DPR Papua Tengah bertemu Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini di…
NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah menggelar Bhakti Religi secara serentak di sejumlah rumah ibadah…
DEKAI, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo menyampaikan penolakan terhadap dukungan Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo, Son Pahabol,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) menggelar seminar bertajuk “Konsolidasi dan Temu Akbar Bersama Korban…
TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 40 mama-mama Kamoro dari delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua…
SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk segera…