Berita

Liga 4 Nasional: Perebutan 32 Besar Makin Sengit, 20 Tim Sudah Lolos

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kompetisi Liga 4 Indonesia Putaran Nasional 2024/2025 kian mendekati klimaksnya di Babak 64 Besar. Hingga Sabtu (26/4) malam, sebanyak 20 tim telah memastikan diri melangkah ke Babak 32 Besar, sementara 12 tiket tersisa masih diperebutkan dalam laga-laga penentuan.

Sejumlah tim kuat dari berbagai daerah berhasil mengamankan posisi, seperti Celebest FC Palu (Sulawesi Tengah), PERSIBAT Batang (Jawa Tengah), Tri Brata Rafflesia FC (Bengkulu), dan PERSIPEGAF Pegunungan Arfak (Papua Barat).

Delegasi dari Jawa Timur, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta juga tampil impresif.

Berikut daftar 20 tim yang telah memastikan tiket ke 32 Besar, yaitu Celebest FC Palu, PERSIBAT Batang, Tri Brata Rafflesia FC, PERSIPEGAF Pegunungan Arfak, PERSIC Cilegon, PERSEBI Boyolali.

PERSIKA Karanganyar, PERSEMA Malang, Josal FC Piaman, PERSINGA Ngawi, Batavia FC, PERSEWANGI Banyuwangi, PERSEDEN Denpasar, PERSIP Pekalongan.

Harimau Indonesia FC, Cimahi United, PERSITARA Jakarta Utara, PS Kwarta Deli Serdang, PS Mojokerto Putra, Bintang Timur Atambua

Dengan hanya 12 tempat tersisa, tensi persaingan semakin tinggi. Setiap pertandingan menjadi laga hidup-mati bagi tim-tim yang berharap mengamankan posisi di Babak 32 Besar, yang akan digelar mulai 29 April hingga 4 Mei 2025.

Kompetisi kemudian berlanjut ke Babak 16 Besar (10–15 Mei 2025) dan Babak 8 Besar (20–24 Mei 2025). Delapan tim terbaik otomatis akan promosi ke Liga 3 Nusantara musim 2025/2026. Final Liga 4 Nasional 2024/2025 dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei 2025 dengan format sistem gugur.

Liga 4 Indonesia tahun ini bukan hanya ajang perebutan gelar, tetapi juga fondasi penting bagi pengembangan sepak bola nasional, membuka jalan bagi klub-klub amatir untuk menapaki jalur profesional dan memperkuat regenerasi sepak bola Indonesia. (*)

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Klaim Situasi Dogiyai Aman

DOGIYAI, TOMEI.ID | Klaim aparat bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di Kabupaten Dogiyai…

3 jam ago

Koteka Sebagai Simbol Identitas Budaya Melanesia di Papua Barat

Oleh: Marius Nokuwo Terkhusus di wilayah pegunungan Papua, identitas kultural terpetakan jelas dalam dua rumpun…

4 jam ago

Batik Air Bakal Masuk Nabire 23 April: Pemprov Papua Tengah Dorong Lompatan Konektivitas dan Ekonomi Wilayah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan rencana masuknya Batik Air ke Bandara…

4 jam ago

Konflik Dan Kekerasan Dogiyai Gugurnya Hak untuk Hidup, Duka yang Tak Memihak

Oleh: Frater Sebedeus Mote ​​Sepanjang sejarah dalam kehidupan manusia tidak ada yang lebih berharga pada…

5 jam ago

Anderian Kamo Tegas Soroti Tragedi Dogiyai: KOMPASS Desak Pengusutan Transparan dan Pendekatan Humanis Berbasis HAM

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, menyampaikan pernyataan sikap…

6 jam ago

Papua Tengah Dorong Dana Abadi Daerah: Instrumen Strategis Perkuat Ketahanan Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mematangkan langkah pembentukan Dana Abadi Daerah…

8 jam ago