Berita

Liga 4 Papua Tengah Resmi Bergulir: 7 Tim Bertarung, Stadion Wania Imipi Jadi Satu-Satunya Venue

MIMIKA, TOMEI.ID | Kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Provinsi Papua Tengah, Liga 4 Regional Papua Tengah, resmi bergulir mulai 9 hingga 17 April 2025.

Panitia Pelaksana (Panpel) bersama Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah telah mengumumkan pembagian grup dan jadwal pertandingan resmi untuk tujuh tim yang ambil bagian dalam kompetisi ini.

Seluruh pertandingan akan dipusatkan di Stadion Wania Imipi, SP 1, Distrik Timika, Kabupaten Mimika. Kompetisi dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Rabu, (9/4).

Guna memeriahkan pembukaan, dua laga eksebisi digelar pada Rabu, 9 April, menampilkan tim-tim All Star tanah Papua. Laga pertama mempertemukan All Star PT Freeport Indonesia melawan All Star Persipura Jayapura, dilanjutkan dengan laga kedua antara All Star Nabire dan All Star Persemi Mimika.

Tujuh tim peserta dibagi dalam dua grup:

Grup A: Persinab Nabire, Persido Dogiyai, Persipuncak Puncak Cartenz, Persemi Mimika.

Grup B: Persintan Intan Jaya, Persipuja Puncak Jaya, Persidei Deiyai.

Ketua Panitia Pelaksana, Henez Sondegau, menjelaskan bahwa kompetisi menggunakan format setengah kompetisi. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 16 April 2025.

“Meski hanya diikuti tujuh tim, kami pastikan setiap klub mendapat kesempatan yang adil. Liga 4 ini bukan hanya ajang mencari juara, tapi juga wadah pembinaan dan mempererat persahabatan antar tim,” jelas Henez dalam rilis resmi akun Instagram Panpel, Rabu (9/4).

Kompetisi ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Papua Tengah. Selain menjadi ajang pencarian bakat, Liga 4 juga menjadi landasan bagi pembinaan atlet lokal yang siap bersaing di level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

“Dengan pembinaan yang sportif dan dukungan semua pihak, Liga 4 Papua Tengah 2025 akan jadi batu loncatan bagi talenta muda kita,” pungkas Henez Sondegau. (*)

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Klaim Situasi Dogiyai Aman

DOGIYAI, TOMEI.ID | Klaim aparat bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di Kabupaten Dogiyai…

2 jam ago

Koteka Sebagai Simbol Identitas Budaya Melanesia di Papua Barat

Oleh: Marius Nokuwo Terkhusus di wilayah pegunungan Papua, identitas kultural terpetakan jelas dalam dua rumpun…

3 jam ago

Batik Air Bakal Masuk Nabire 23 April: Pemprov Papua Tengah Dorong Lompatan Konektivitas dan Ekonomi Wilayah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan rencana masuknya Batik Air ke Bandara…

4 jam ago

Konflik Dan Kekerasan Dogiyai Gugurnya Hak untuk Hidup, Duka yang Tak Memihak

Oleh: Frater Sebedeus Mote ​​Sepanjang sejarah dalam kehidupan manusia tidak ada yang lebih berharga pada…

4 jam ago

Anderian Kamo Tegas Soroti Tragedi Dogiyai: KOMPASS Desak Pengusutan Transparan dan Pendekatan Humanis Berbasis HAM

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, menyampaikan pernyataan sikap…

5 jam ago

Papua Tengah Dorong Dana Abadi Daerah: Instrumen Strategis Perkuat Ketahanan Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mematangkan langkah pembentukan Dana Abadi Daerah…

7 jam ago