Berita

Lima Warga Sipil Dilaporkan Ditangkap Aparat di Nabire, Kapolres Mengaku Belum Terima Laporan

NABIRE, TOMEI.ID | Aparat gabungan dilaporkan menangkap sedikitnya lima warga sipil di wilayah Bumi Wonorejo, Kota Nabire, Papua Tengah, Rabu malam (11/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIT.

Penangkapan terjadi di beberapa titik berbeda, yakni kawasan Bumi Wonorejo, Kali Pepaya, dan Wanggar. Informasi yang dihimpun menyebutkan salah satu warga yang diamankan bernama Desen Agimbau (29).

baca juga: Warga Sipil Nabire Dilaporkan Ditangkap Aparat Kepolisian, Organisasi HAM Desak Penjelasan Resmi

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, Desen Agimbau ditangkap aparat gabungan dan langsung dibawa menuju kantor kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Sumber yang sama menyatakan, saat proses penangkapan berlangsung aparat tidak menunjukkan surat perintah penangkapan maupun memberikan penjelasan mengenai alasan penahanan terhadap warga yang diamankan.

Selain Desen Agimbau, sedikitnya empat warga sipil lainnya dilaporkan turut ditangkap dalam operasi pada malam yang sama. Hingga berita ini disusun, kelima warga tersebut masih menjalani proses interogasi oleh aparat kepolisian.

Dalam proses penangkapan tersebut juga dilaporkan terjadi dugaan tindakan kekerasan. Sejumlah sumber menyebutkan korban mengalami pemukulan ketika diamankan oleh aparat.

Pasca penangkapan, aparat gabungan masih terlihat melakukan patroli di sejumlah wilayah Kota Nabire menggunakan kendaraan militer dengan personel bersenjata lengkap. Kehadiran aparat di beberapa kompleks permukiman dilaporkan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Saat dikonfirmasi redaksi tomei.id, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengaku belum menerima laporan terkait penangkapan tersebut.

“Saya belum 86 ade. Karena yang giat dari Satgas,” ujarnya singkat saat dihubungi pada Rabu malam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak satuan tugas yang disebut melaksanakan operasi mengenai alasan penangkapan lima warga sipil tersebut.

Tim redaksi media tomei masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

1 hari ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

1 hari ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

1 hari ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

2 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago