Berita

Literasi Dogiyai Maju: Menyalakan Api Pengetahuan dari Kampung Idadagi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) di bawah kepemimpinan Ketua Redi Wouwi Dogomo kembali menggelar kegiatan Lapak Baca di depan Gereja Katolik Stasi Gembala Baik Idadagi, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada Rabu (15/10/2025) kemarin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan KLDM dalam meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan menghitung (3M) bagi anak-anak kampung Idadagi. Meski jumlah peserta kali ini hanya lima orang, semangat belajar mereka tetap tinggi, bahkan setelah lokasi kegiatan dipindahkan dari balai kampung ke depan gereja.

Ketua Komunitas Literasi Dogiyai Maju, Redi Dogomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Dogiyai sejak usia dini, agar generasi muda tumbuh dengan kecintaan terhadap buku dan ilmu pengetahuan.

“Tempatnya memang baru kami pindahkan, tetapi sebagian adik-adik sudah tahu informasi dan datang belajar. Kami bersyukur karena semangat mereka tidak pernah surut,” ujar Ketua KLDM, Redi Wouwi Dogomo kepada tomei.id, Kamis, (16/10/2025).

Pada sesi kali ini, para fasilitator fokus mengajarkan penjumlahan, huruf abjad (A–Z), dan pembentukan kata sederhana. Proses belajar berlangsung santai namun bermakna, dengan pendekatan belajar sambil bermain agar anak-anak menikmati setiap sesi.

Selain membaca dan berhitung, KLDM juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung seperti mendongeng, lomba mewarnai, pertunjukan teater, pembacaan puisi, hingga workshop bagi orang tua tentang pentingnya literasi sejak usia dini.

Gerakan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Dogiyai “Dogiyai Cerdas”, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui budaya literasi. KLDM berkomitmen menjadikan Lapak Baca sebagai ruang konsisten dan berkelanjutan untuk mencerdaskan anak-anak kampung.

“Upaya kami sederhana tapi bermakna. Literasi harus dikenalkan sejak dini agar anak-anak Dogiyai tumbuh dengan kecintaan pada buku dan ilmu pengetahuan,” tegas Redi.

Kegiatan Lapak Baca dijadwalkan berlangsung dua kali setiap minggu: di Kampung Idadagi setiap Rabu dan Sabtu, di Kampung Kigamani setiap Selasa dan Kamis, serta di Kampung Piyakunu, Distrik Mapia Tengah, setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Dalam semangat yang sama, kutipan dari pegiat literasi nasional Muhammad Subhan turut menjadi inspirasi kegiatan ini: “Literasi seharusnya menjadi gerakan sosial lintas sektor untuk melibatkan dunia kerja, lembaga agama, instansi pemerintah, komunitas budaya, hingga rumah tangga. Tanpa sinergi lintas sektor, literasi akan tetap menjadi jargon elitis yang hanya berputar di ruang seminar dan kelas, bukan menjadi kesadaran kolektif yang hidup di tengah masyarakat.”

Komunitas Literasi Dogiyai Maju berharap seluruh siswa PAUD, SD, SMP, dan SMA di wilayah Idadagi dan sekitarnya dapat terlibat aktif dalam gerakan ini. Dengan kerja sama semua pihak, Dogiyai dapat menjadi kabupaten yang cerdas, berkarakter, dan berdaya melalui kekuatan membaca dan menulis. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

21 jam ago

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

21 jam ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

22 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

1 hari ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

1 hari ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

1 hari ago