Berita

Mahasiswa dan Masyarakat Nipsan Rayakan 54 Tahun Injil Masuk, Teguhkan Komitmen Iman dan Pengabdian

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Distrik Nipsan bersama masyarakat menggelar ibadah syukur peringatan 54 tahun Injil masuk di wilayah Mek Klasis Nipsan, yang dilaksanakan di Kota Studi Jayapura, Senin (23/2/2026).

Ibadah yang memperingati momentum bersejarah masuknya Injil di Nipsan pada 23 Februari 1972 itu dipimpin oleh Pdt. Naftali Wisabla, dengan mengangkat tema: “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita” (Galatia 5:1b).

Kegiatan tersebut dihadiri kader Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) Klasis Nipsan, mahasiswa, serta masyarakat asal Distrik Nipsan yang sedang menempuh pendidikan di Jayapura.

Salah satu kader GJRP Klasis Nipsan, Dinus Wandik, S.Sos., menilai semangat generasi muda Nipsan menjadi harapan baru bagi masa depan distrik Nipsan, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

“Melihat semangat generasi muda Nipsan hari ini memberikan harapan baru bagi masa depan distrik kita. Pendidikan di kota memang penting untuk membuka wawasan, namun kerendahan hati untuk melayani Tuhan di kampung halaman adalah kemuliaan yang sesungguhnya,” ujar Dinus Wandik.

“Dinus juga berpesan kepada mahasiswa agar menuntaskan studi dengan tanggung jawab moral dan dedikasi tinggi demi kemajuan peradaban masyarakat Nipsan.

“Tuntaskan studimu dengan rasa takut akan Tuhan. Nipsan membutuhkan figur yang takut akan Tuhan. Pulanglah untuk membentuk karakter adik-adikmu menjadi guru sekolah minggu dan pelayan gereja yang setia. Mari pastikan api Injil di Klasis Nipsan tetap menyala dan semakin terang,” tambahnya.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Yande Yare, menegaskan bahwa Injil menjadi fondasi perubahan sosial sekaligus pilar utama peningkatan martabat masyarakat di Nipsan selama lebih dari lima dekade

“Di usia ke-54 tahun Injil masuk di tanah Nipsan, kita menyadari bahwa Injil adalah fondasi peradaban. Karena Injil kita bisa membaca dan menulis, berpakaian rapi dan bermartabat, serta dipercayakan menduduki jabatan strategis di pemerintahan maupun gereja,” ungkap Yande Yare.

Menurut Yande, momentum 54 tahun ini harus menjadi titik refleksi dan kebangkitan generasi muda untuk melanjutkan nilai-nilai Injil dalam pendidikan dan kehidupan sosial.

Ketua Panitia HUT ke-54 Injil Masuk Nipsan, Etius Wed, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Injil menjadi terang bagi masyarakat Klasis Mek Nipsan. Momentum ini mengingatkan bahwa Tuhan telah memerdekakan kita dari dosa sejak 23 Februari 1972. Karena itu, harus ada perubahan iman dan karakter dalam kehidupan kita,” ujar Etius Wed.

Perayaan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan peneguhan kembali identitas iman dan komitmen generasi muda Nipsan untuk membangun distrik dengan dasar spiritualitas, pendidikan, dan pelayanan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Lanny Jaya: Pemulihan Bencana Kuyawage Bisa Capai Dua Tahun

WAMENA, TOMEI.ID | Bupati Lanny Jaya, Alitinus Yigibalom, memperkirakan pemulihan masyarakat terdampak embun beku dan…

9 jam ago

Amankan 21 Kursi, Perindo Papua Pegunungan Bidik Tambahan Kursi di Pemilu 2029

WAMENA, TOMEI.ID | Partai Perindo Papua Pegunungan memasang target menambah perolehan kursi legislatif pada Pemilu…

9 jam ago

Pasar Belum Tertata, Mesin Sagu Terbatas: Warga Arso Kota Desak Perhatian Pemerintah

KEEROM, TOMEI.ID | Penataan Pasar Arso Kota dan keterbatasan mesin pemarut sagu menjadi dua persoalan…

9 jam ago

BEM Uncen Desak Polda Papua Usut Dugaan Penembakan Frengky Kabak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) kembali mendesak Polda Papua dan…

9 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat PUG dan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat pengarusutamaan gender (PUG) dan integrasi program…

14 jam ago

Pemimpin Agama di Papua Tengah Diminta Jadi Pembawa Pesan Damai

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta pemimpin agama di wilayah tersebut mengambil peran…

17 jam ago