Berita

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Ingatkan Pemkab Tindaklanjuti Agenda Pansus ke Jakarta

PANIAI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai se-Indonesia mengingatkan Pemerintah Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, agar segera menindaklanjuti agenda Panitia Khusus (Pansus) yang telah dibentuk untuk membawa aspirasi masyarakat ke tingkat pusat di Jakarta.

Mahasiswa mendesak pemerintah daerah segera mencairkan dana transportasi yang dibutuhkan tim Pansus agar agenda tersebut tidak tertunda. Keterlambatan pencairan anggaran dinilai berpotensi menghambat penyampaian aspirasi masyarakat secara resmi dan konstitusional.

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menilai sejumlah persoalan tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam, serta pembangunan sumber daya manusia di Paniai membutuhkan perhatian serius dan pengawalan melalui mekanisme kelembagaan.

Menurut mahasiswa, dukungan anggaran transportasi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keputusan bersama yang telah dibahas sebelumnya, termasuk dalam forum resmi di lingkungan DPRD Kabupaten Paniai.

Pembentukan Panitia Khusus merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) beserta perubahannya, yang mengatur Pansus sebagai alat kelengkapan dewan bersifat sementara untuk membahas persoalan strategis dan mendesak.

Perwakilan Penanggung Jawab Solidaritas Mahasiswa Paniai se-Indonesia, Penias Yeimo, menegaskan pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen terhadap agenda yang telah disepakati.

“Kami mengingatkan pemerintah daerah agar menindaklanjuti tema dan agenda Pansus yang sudah dibentuk untuk dibawa ke Jakarta. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan kelompok tertentu,” ujar Penias Yeimo, dalam keterangannya kepada tomei.id, Kamis, (26/2/2026).

Menurut Penias, pencairan dana transportasi menjadi langkah awal agar tim Pansus dapat bekerja efektif dan menjalankan mandat aspirasi masyarakat Paniai.

“Jika agenda ini tidak segera ditindaklanjuti, maka proses penyampaian aspirasi akan terhambat. Kami berharap pemerintah daerah bertindak cepat dan bertanggung jawab,” teganya.

Solidaritas Mahasiswa Paniai menegaskan upaya tersebut bertujuan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan melalui mekanisme yang sah, demokratis, dan bermartabat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

MoU Tiga Institusi di Intan Jaya, Penanganan Laporan Dipertegas Sesuai Koridor Hukum

NABIRE, TOMEI.ID | Penanganan setiap laporan maupun pengaduan terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah harus dilakukan melalui…

9 jam ago

7 Lumbung SDM Papua Tengah Disiapkan untuk 20 Tahun ke Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan tujuh asrama pelajar sebagai bagian dari…

9 jam ago

Gubernur Bicara APBD, Dua Anggota DPR Papua Tengah Malah Live TikTok dan Main Judol

NABIRE, TOMEI.ID | Pemandangan berbeda terlihat dalam Rapat Paripurna Tahap I DPR Papua Tengah, Kamis…

16 jam ago

Gedung Belum Diperbarui, SD Inpres Balingga Desak Pemkab Lanny Jaya Buka Akses Jalan

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan infrastruktur pendidikan yang masih membelenggu, SD Inpres Balingga…

21 jam ago

Dinkop UKM Dogiyai Perkuat Ekonomi Kampung, Minimarket dan Bantuan Kios OAP Digenjot

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah…

21 jam ago

Besok, Meki Nawipa akan Kunjungi Puncak Bawa Misi Pembangunan

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda…

1 hari ago