Meki Nawipa: ASN Harus Menjadi Motor Utama Pembangunan di Delapan Kabupaten Papua Tengah

oleh -1184 Dilihat
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Silwanus Sumule, menyampaikan sambutan Gubernur Meki Nawipa dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi ASN Regional Papua yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (9/3/2026).[Foto: Christian Degei/tomei.id].

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menekankan urgensi profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak utama pembangunan di wilayah Papua Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi ASN Regional Papua yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (9/3/2026).

banner 728x90

Rakor yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari enam provinsi di Tanah Papua ini bertujuan menyelaraskan persepsi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Langkah ini diambil guna memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

baca juga: Ramadhan di Timika: Gubernur Meki Nawipa Santuni Anak Yatim dan Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Silwanus Sumule, ditegaskan bahwa kehadiran delegasi dari enam provinsi merupakan wujud komitmen kolektif untuk memperkuat kapasitas pemerintahan, khususnya di wilayah Papua Tengah.

Silwanus Sumule memaparkan bahwa sebagai provinsi yang baru terbentuk pada 2022, Provinsi Papua Tengah menghadapi tantangan besar dalam membangun birokrasi yang kuat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat di delapan kabupaten.

baca juga: BERITA FOTO: Pembukaan Kompetisi Liga 4 Papua Tengah 2026 di Stadion Wania Imipi

“Wilayah Papua Tengah memiliki karakteristik geografis yang khas. Sebagian wilayah masih terisolasi, sementara ekspektasi terhadap pelayanan publik terus meningkat,” ujar Silwanus Sumule saat membacakan amanat Gubernur.

Dalam kondisi demikian, ASN dinilai memegang peran strategis sebagai mesin utama pembangunan daerah. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi aparatur menjadi variabel kunci untuk menjamin pelayanan publik yang profesional dan berintegritas tinggi di seluruh delapan kabupaten.

“ASN wajib memiliki kemampuan mumpuni, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan mandat pelayanan kepada masyarakat,” tegas Silwanus Sumule.

Pemprov Papua Tengah saat ini tengah mengusung visi besar “Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkeadilan.” Visi tersebut diyakini hanya dapat terealisasi melalui dukungan aparatur yang profesional, inovatif, serta tangguh dalam menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan di wilayah ini.

Selain itu, wilayah Papua Tengah yang mencakup delapan kabupaten dengan luas sekitar tujuh juta hektare masih bergulat dengan keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi. Terutama di daerah terpencil yang hanya bisa ditembus melalui jalur udara.

“Provinsi ini masih memiliki daerah dengan aksesibilitas yang sangat sulit. Karena itu, diperlukan dukungan serius dari pemerintah pusat, terutama dalam aspek kebijakan dan penguatan konektivitas layanan transportasi di delapan kabupaten kami,” lanjut Sumule.

Melalui momentum rakor ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mempererat sinergi lintas sektor. Pertemuan ini ditargetkan melahirkan gagasan serta strategi segar dalam pengembangan kompetensi ASN demi transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Papua Tengah.[*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.