NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Deinas Geley berjanji akan berupaya menerapkan pendidikan gratis di Papua Tengah.
Hal tersebut guna merealisasikan janji politik saat berkampanye yakni mewujutkan Papua Tengah emas, adil, berdaya sain, harmonis, maju dan berkelanjutan.
“Tadi saya sudah lihat dan datanya sudah ada disaya,“turur Gubernur Papua pertama, Meki Fritz Nawipa dalam apel gabungan perdana di Bandara lama, Nabire, Jumat (7/3/2025).
Meki bilang pendidikan gratis diperuntungkan untuk semua anak yang sedang menempuh pendidikan di Papua Tengah.
“Ada orang bilang Meki Nawipa fanatik untuk orang Papua tetapi untuk pendidikan gratis untuk semua yang ada di negeri ini,“ujarnya.
Mantan Bupati Paniai ini menegaskan Pemprov tak akan pernah diam memperjuankan janji politik sektor pendidikan sebab tugas pemerintah bukan untuk menghahiskan uang tetapi berpikir untuk meningkatkan pendapatan agar tujuan prima membangun SDM melalui ide pendidikan gratis dapat terealisasi.
“Jadi, menghidupkan UMKM, memasukan investasi agar ada penghasilan PAD dan kesejahteraan masyarakat juga terbangun,“ungkap Gubernur Nawipa.
Tak hanya pendidikan gratis, Gubernur dan Wagub juga punya tekad yang kuat untuk membangun rumah sakit mega di Papua Tengah.
Rumah sakit tersebut nantinya diharapkan bisa memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.
“Kita akan taruh kuning-kuning di tembok-temboknya, supaya rakyat datang dan lihat bahwa kita punya emas, dan akhirnya sembuh,“katanya.
Selain pendidikan gratis dan rumah sakit termegah, Gubernur juga berjanji akan bangun universitas, dan BUMD di Papua Tengah.
“Saya sudah lihat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan itu kita bisa bangun tanpa bantuan orang lain,“pungkasnya.[*].
TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 40 mama-mama Kamoro dari delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua…
SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk segera…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Senja perlahan turun di pesisir Manokwari ketika para tamu mulai berdatangan ke…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Sebanyak 38 kontingen provinsi peserta Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 memeriahkan Karnaval…
NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga Besar Boma/Kedeikoto menolak rencana pengukuran ulang tanah adat Yaro yang kembali…
NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa…