SORONG, TOMEI.ID | Dalam suasana penuh semangat sepak bola, Melanesia Goalkeeper Drill resmi dibuka di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (9/8/2025).
Peresmian ini menandai hadirnya sekolah khusus penjaga gawang pertama di wilayah Sorong Raya yang terbuka bagi kiper junior maupun senior anak Papua.
Acara pembukaan dihadiri pelatih kiper berpengalaman, perwakilan klub sepak bola lokal, tokoh olahraga, serta para calon peserta.
Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menegaskan komitmen untuk membina kiper berkualitas melalui metode latihan terukur dan fasilitas memadai.
Program ini menawarkan dua paket pelatihan, yakni Member 2 Minggu (6 kali pertemuan) dan Member 1 Bulan (12 kali pertemuan), dengan fasilitas lapangan sintetis, lapangan tanah, sesi gym, perlengkapan latihan, serta minuman energi dan air mineral gratis.
Penyelenggara berharap keberadaan Melanesia Goalkeeper Drill menjadi jawaban atas kebutuhan klub-klub di Sorong Raya yang memerlukan penjaga gawang tangguh dan bermental juara.
“Tinggal titipkan pemain Anda, dan nikmati hasilnya ketika kembali ke tim masing-masing,” ujar penyelenggara dalam rilis resmi dalam keterangannya.
Pendaftaran telah dibuka, dan pelatihan perdana akan dimulai pada 11 Agustus 2025. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram @melanesiagkdrill atau nomor 0852-9993-0509. [*].
DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali memanas setelah…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo Kota Studi Manokwari,…
JAKARTA, TOMEI.ID | Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik…
WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan rumah ibadah dengan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait kerusuhan yang pecah usai laga…
WAMENA, TOMEI.ID | Tragedi kemanusiaan mengguncang Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah sedikitnya sembilan warga dilaporkan…