Berita

Mimika Raih Juara I Paritrana Award 2025

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Mimika berhasil meraih Juara I Paritrana Award 2025, mengungguli Kabupaten Nabire dan Dogiyai, dalam ajang yang digelar BPJS Ketenagakerjaan wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyatakan pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas perlindungan tenaga kerja, termasuk honorer, guru kontrak, aparat kampung, dan pekerja rentan, khususnya Orang Asli Papua.

Sejak 2020, Pemkab Mimika memiliki Perdasus BPJS Ketenagakerjaan, menjadikannya salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia dengan regulasi khusus perlindungan tenaga kerja. PT Freeport Indonesia juga mendapat penghargaan sebagai Mitra Strategis, mendukung perlindungan pekerja melalui program CSR.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menekankan bahwa penghargaan ini menunjukkan kehadiran negara nyata bagi masyarakat, memberi jaminan bagi ASN, pekerja swasta, dan bahkan peluang beasiswa bagi anak-anak.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD dan instansi terkait untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh tenaga kerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta, mendapatkan perlindungan yang optimal.

“Kami akan terus mendorong agar setiap kegiatan pemerintah dan mitra kerja selalu terlindungi, sehingga hak pekerja terpenuhi dengan baik,” tegas Bupati Johannes, menekankan komitmen Pemkab Mimika dalam memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh wilayah.

Selain itu, Pemkab Mimika berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan tenaga kerja. Program sosialisasi ini diharapkan dapat menambah jumlah peserta yang terdaftar, terutama di wilayah pedalaman.

Dengan penghargaan ini, Mimika tidak hanya menunjukkan prestasi, tetapi juga menjadi contoh bagi kabupaten lain di Papua Tengah. Langkah ini menegaskan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Klaim Situasi Dogiyai Aman

DOGIYAI, TOMEI.ID | Klaim aparat bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di Kabupaten Dogiyai…

4 jam ago

Koteka Sebagai Simbol Identitas Budaya Melanesia di Papua Barat

Oleh: Marius Nokuwo Terkhusus di wilayah pegunungan Papua, identitas kultural terpetakan jelas dalam dua rumpun…

5 jam ago

Batik Air Bakal Masuk Nabire 23 April: Pemprov Papua Tengah Dorong Lompatan Konektivitas dan Ekonomi Wilayah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan rencana masuknya Batik Air ke Bandara…

5 jam ago

Konflik Dan Kekerasan Dogiyai Gugurnya Hak untuk Hidup, Duka yang Tak Memihak

Oleh: Frater Sebedeus Mote ​​Sepanjang sejarah dalam kehidupan manusia tidak ada yang lebih berharga pada…

6 jam ago

Anderian Kamo Tegas Soroti Tragedi Dogiyai: KOMPASS Desak Pengusutan Transparan dan Pendekatan Humanis Berbasis HAM

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, menyampaikan pernyataan sikap…

7 jam ago

Papua Tengah Dorong Dana Abadi Daerah: Instrumen Strategis Perkuat Ketahanan Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mematangkan langkah pembentukan Dana Abadi Daerah…

9 jam ago