Berita

MK Resmi Putuskan Yudas Tebai dan Yuliten Anou Sebagai Bupati dan Wakil Bupati, KPU Himbau  Masyarakat Jaga Keamanan dan Ketertiban

NABIRE, TOMEI.ID | Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia secara resmi memutuskan Pasangan Calon (Paslon), Yudas Tebai dan Yuliten Anou sebagai bupati dan wakil bupati Kabupaten Dogiyai periode 2025-2029.

Pembacaan putusan sidang perselisihan dipimpin langsung oleh ketua MK, Suhartoyo di Gedung MK Lantai II Jakarta, Rabu (5/2/2025).

BACA JUGA : DPW Partai Perindo Papua Tengah Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Meki Nawipa-Deinas Geley

Ketua KPU Dogiyai, Elias Petege mengatakan, MK telah membacakan dan mengucapkan putusan pendahuluan/Dismissal, dengan hasil perkara dinyatakan ditolak/ Tak layak untuk dilanjutkan persidangan pembuktian.  

“Dengan demikian,  proses sengketa hasil Pilkada Kabupaten Dogiyai telah selesai,”ujar Elias Petege kepada media ini, Rabu, (5/2/2025).

Elias bilang, proses selanjutnya adalah KPU Kabupaten Dogiyai akan menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai terpilih, 3 hari sejak KPU menerima salinan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

“Saatnya rakyat  Dogiyai bersatu menjaga  keamanan dan ketertiban masyarakat untuk bersatu membangun Dogiyai,”tegas Elias.

BACA JAGA : Pendukung Tumpah Ruah Sambut Kedatangan MESRA di Bandara Douw Atarure

Elias mengimbau kepada masyarakat Dogiyai terutama kepada tim pendukung 6 Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai untuk salin mengakui dan menerima kemenangan serta salin  merangkul antar Paslon dan bersama-sama membangun Dogiyai. 

“Berkomitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Dogiyai. Kontestasi Pilkada Dogiyai telah berakhir, saatnya 6 Paslon Bupati dan wakil bupati beserta para pendukung saling dan bersatu membangun Dogiyai,”pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Aksi Serentak Nabire: Massa Desak Bubarkan MRP, Tutup Freeport, Evaluasi Total Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Gelombang protes kembali menggema di Nabire, Papua Tengah, ketika Front Rakyat Bergerak…

7 menit ago

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

14 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

14 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

14 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

2 hari ago