TIMIKA, TOMEI.ID | Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka di Eme Neme Yauware, Timika, Rabu (15/7/2026). Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya menjadikan MTQ sebagai instrumen pembinaan sumber daya manusia (SDM) berkarakter, religius, dan berintegritas.
Pembukaan MTQ perdana tingkat provinsi itu dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otsus sekaligus Ketua Umum LPTQ Papua Tengah, Ukkas, yang mewakili Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley. Kegiatan tersebut diikuti kafilah dari delapan kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Ukkas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir sebagai wujud semangat memperkuat kehidupan keagamaan di Papua Tengah.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan saudara-saudari sekalian merupakan wujud semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan keagamaan yang semakin baik di tanah Papua Tengah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada LPTQ Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah, panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ.
Menurut Ukkas, MTQ I Papua Tengah menjadi tonggak sejarah pembangunan daerah karena tidak hanya menghadirkan kompetisi tilawah Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah pembinaan umat dan pencetak generasi Qur’ani.
“Musabaqah Tilawatil Qur’an pertama di Provinsi Papua Tengah merupakan tonggak sejarah dalam perjalanan pembangunan daerah kita. Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi menjadi sarana pembinaan umat untuk melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah,” tegasnya.
Ukkas menegaskan Papua Tengah dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya sehingga kerukunan harus terus dipelihara sebagai fondasi utama pembangunan.
“Papua Tengah dibangun di atas keberagaman. Masyarakat kita berasal dari berbagai suku, agama, bahasa, dan budaya yang hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar. Karena itu, kerukunan harus terus kita pelihara sebagai modal utama pembangunan daerah,” tambahnya.
Ia menilai nilai-nilai Al-Qur’an harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat perdamaian, keadilan, dan persaudaraan di Papua Tengah.
“Nilai-nilai Al-Qur’an mengajarkan kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, dan kedamaian. Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari agar Papua Tengah tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis,” ujarnya.
Menyampaikan pesan Wakil Gubernur, Ukkas menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley berkomitmen membangun daerah secara menyeluruh melalui pembangunan infrastruktur sekaligus peningkatan kualitas manusia.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan saya sebagai Wakil Gubernur berkomitmen membangun Papua Tengah secara menyeluruh. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia.”
“Kita ingin menghadirkan masyarakat Papua Tengah yang sehat, cerdas, berkarakter, memiliki integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah,” kata dia.
Menurutnya, MTQ memiliki peran strategis dalam membentuk SDM yang unggul secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual dan moral.
“Oleh karena itu, kegiatan seperti MTQ memiliki nilai strategis karena berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” lanjutnya.
Kepada para peserta, Ukkas mengajak seluruh kafilah menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat persaudaraan selama mengikuti perlombaan.
“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar mengikuti perlombaan ini dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat persaudaraan. Jadikan MTQ sebagai sarana untuk belajar, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” pesannya.
Ia berharap MTQ pertama Papua Tengah mampu melahirkan qori, qoriah, hafiz, hafizah, mufassir, dan generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Papua Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap dari MTQ pertama ini akan lahir qori, qoriah, hafiz, hafizah, mufassir, dan generasi Qur’ani terbaik Papua Tengah yang kelak mampu mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat nasional bahkan internasional,” harapnya.
Ukkas menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus memperkuat LPTQ dan pembinaan pendidikan Al-Qur’an di seluruh kabupaten sebagai bagian dari pembangunan SDM berkelanjutan.
“Mari kita jadikan MTQ I Provinsi Papua Tengah sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, dan memperkokoh semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, damai, maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) sebagai…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Puluhan mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya yang menempuh pendidikan di Kota Studi…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan seluruh rekomendasi dan catatan strategis DPR…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola administrasi kependudukan (Adminduk) hingga…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua…
SENTANI, TOMEI.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten…