Berita

Musrenbang Piyaiye Tetapkan Agenda Prioritas 2027: Infrastruktur, Akses Jalan, dan Layanan Dasar Jadi Fokus Utama

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Piyaiye, Kabupaten Dogiyai, menetapkan agenda prioritas pembangunan Tahun Anggaran 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur, pembukaan akses darat, serta peningkatan layanan dasar masyarakat.

Forum tersebut dipimpin Kepala Distrik Piyaiye, Moses Magai, dan dihadiri Kepala Sub Bagian Program Bappeda dan Litbang Kabupaten Dogiyai, Dedi D. Airori, ST, bersama Sekretaris Distrik, delapan kepala kampung, serta jajaran staf distrik.

Pelaksanaan kegiatan di Nabire dilakukan karena keterbatasan transportasi udara yang belum memungkinkan penyelenggaraan di ibu kota Distrik Piyaiye, Apogomakida, yang hingga kini masih sulit dijangkau.

Kepala Distrik Piyaiye, Moses Magai, menjelaskan bahwa kondisi geografis dan akses transportasi menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik di wilayah tersebut.

“Kami menyadari forum ini idealnya dilaksanakan di Apogomakida. Namun, karena kendala penerbangan, kegiatan dipusatkan di Nabire. Pemerintah Distrik Piyaiye berharap seluruh pihak dapat memahami kondisi tersebut,” ujar Moses Magai saat membuka acara Musrenbang yang berlangsung di Pantai Menase Kalibobo, Nabire, Papua Tengah, Senin (2/3/2026).

Dalam pembahasan, peserta Musrenbang menyepakati sejumlah usulan strategis untuk diperjuangkan pada Musrenbang tingkat kabupaten dan provinsi.

Prioritas pertama adalah lanjutan pembangunan jalan penghubung dari Abouyaga, Distrik Mapia Barat, dan dari Timepa, Distrik Mapia Tengah, menuju Distrik Piyaiye. Pembukaan akses darat dinilai krusial untuk mengurangi keterisolasian wilayah serta memperlancar distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan pelayanan pemerintahan.

Selain itu, pembangunan jembatan gantung di sejumlah titik sungai menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi geografis Piyaiye yang didominasi aliran sungai dan kali yang kerap menghambat aktivitas warga.

Musrenbang juga mengusulkan penyediaan jaringan telekomunikasi Telkomsel guna membuka akses komunikasi dan informasi yang selama ini masih terbatas.

Di sektor pelayanan publik, Pemerintah Distrik Piyaiye mengusulkan rehabilitasi dan pembangunan kantor distrik beserta rumah dinas, penyediaan jaringan listrik, pembangunan sarana air bersih, gedung sekolah, pos kesehatan (Pustu), serta puskesmas.

Seluruh hasil pembahasan telah dituangkan dalam dokumen resmi dan diserahkan kepada perwakilan Bappeda dan Litbang Kabupaten Dogiyai untuk dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten dan Provinsi Papua Tengah.

Pemerintah Distrik Piyaiye menegaskan bahwa agenda prioritas 2027 tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan dan pemerataan layanan publik di wilayah pedalaman Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

View Comments

Recent Posts

TPNPB Umumkan Duka Nasional, Kapten Yerman Telenggen Meninggal Dunia di Nduga

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) secara…

13 jam ago

Pelabuhan Feri Air Mandidi: Antara Jejak Transportasi dan Potensi Wisata yang Terabaikan

NABIRE, TOMEI.ID | Waktu seakan berhenti di Pelabuhan Feri Kampung Air Mandidi, Nabire, Papua Tengah.…

15 jam ago

Papua Mulai Jajaki Kereta Api, Gubernur Fakhiri Dorong Konektivitas Modern Antarwilayah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mengambil langkah strategis dengan menjajaki pengembangan transportasi…

18 jam ago

Koalisi Jayawijaya Semprot MRP Papua Pegunungan: Dinilai Salah Prosedur dan Salah Sasaran

WAMENA, TOMEI.ID | Tim Koalisi Koordinator Jayawijaya melontarkan kritik keras terhadap langkah Majelis Rakyat Papua…

18 jam ago

Delapan Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik, Perkuat Representasi Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Lanny Jaya dari jalur Otonomi…

19 jam ago

Rektor Petra Balim: Kampus Butuh Dosen Putra Papua, Lulusan Diminta Kembali Mengabdi

WAMENA, TOMEI.ID | Kebutuhan tenaga pengajar dari kalangan putra asli Papua di Kampus Petra Balim…

19 jam ago