Berita

Paripurna DPR Papua Pegunungan Resmi Dibuka, LKPJ Gubernur 2025 dan Propemperda 2026 Jadi Sorotan

WAMENA, TOMEI.ID | DPR Papua Pegunungan resmi membuka Rapat Paripurna dengan agenda strategis yakni penyerahan dan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 serta penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026, Jumat (24/4/2026).

Pembukaan sidang ini menjadi momentum awal bagi DPR untuk menguji akuntabilitas kinerja Pemerintah Provinsi selama satu tahun anggaran, sekaligus menyusun arah kebijakan legislasi daerah ke depan.

Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, menegaskan bahwa kehadiran penuh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pembahasan bersama komisi bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban yang tidak bisa diabaikan.

“Kami berharap semua OPD hadir penuh, dari kepala sampai staf, agar mampu menjelaskan secara transparan kepada DPR. Jangan ada alasan dinas keluar dulu, karena ini menyangkut laporan kerja gubernur selama satu tahun,” tegasnya usai membuka sidang.

Ia menekankan, pembahasan antara komisi DPR dan OPD harus segera dilakukan dalam waktu dekat dengan pendekatan substantif, bukan hanya membaca dokumen, tetapi menguji kesesuaian antara laporan tertulis dan realisasi di lapangan.

“Isi buku LKPJ harus seimbang dengan penjelasan di komisi. Kalau hanya di atas kertas, masyarakat bisa bertanya-tanya. Karena itu, kami ingin semua terbuka, mana yang sudah dikerjakan Pemprov dan mana yang menjadi bagian kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, transparansi dalam pembahasan LKPJ menjadi kunci untuk memastikan publik mendapatkan gambaran utuh terkait capaian pembangunan, pelayanan, serta penggunaan anggaran daerah selama satu tahun terakhir.

“Kami mau lihat transparan, supaya masyarakat tahu pegangan yang ada. Setelah itu baru kami akan memberikan respon,” tutupnya.

Rapat paripurna ini tidak hanya menjadi agenda rutin kelembagaan, tetapi juga penentu arah evaluasi kinerja pemerintah daerah. DPR Papua Pegunungan menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program yang dilaporkan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar angka dalam dokumen. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Cegah Dugaan Penyebaran Campak, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim Investigasi ke Kampung Modio Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah menurunkan tim investigasi ke Kampung Modio,…

5 jam ago

Nobar Final Bola Gembira Meriahkan HUT Ke-4 Papua Tengah, Pemprov Genjot Perputaran Ekonomi UMKM

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Bola…

5 jam ago

Solidaritas Merauke Desak Pemerintah Hentikan Proyek PSN Industri Pertahanan di Wanam, Nilai Langgar Hak Masyarakat Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Koalisi organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Merauke mendesak pemerintah meninjau…

9 jam ago

Gembala Yonas Nambagani dan Tiga Warga Sipil Diklaim Ditangkap Aparat di Intan Jaya, Keberadaan Belum Diketahui

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komite Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS…

9 jam ago

BREAKING NEWS: Warga Sipil dan Kepala Kampung di Sugapa Dilaporkan Ditangkap Aparat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik…

11 jam ago

Komnas HAM Temukan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kematian Okto Tigau dan Markina Sondegau di Intan Jaya

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan pelanggaran hak asasi…

19 jam ago