ILAGA, TOMEI.ID | Hamba Tuhan Pdt. Menaser Labene memberikan klarifikasi terkait kedatangan dua anggota Polres Kabupaten Puncak ke kediamannya pada Rabu pagi, (7/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, kedua anggota kepolisian itu menyerahkan sebuah amplop dan satu kantong plastik berisi sejumlah barang kebutuhan sehari-hari.
Klarifikasi tersebut disampaikan Pdt. Menaser Labene untuk menjelaskan secara terbuka isi pemberian yang diterimanya, sekaligus meluruskan kemungkinan munculnya dugaan atau kecurigaan terkait pemberian amplop tersebut.
Menurut Pdt. Menaser, setelah menerima amplop itu, dirinya kemudian memeriksa isinya. Ia menyebut amplop tersebut berisi uang tunai sebesar Rp100 ribu serta dua bungkus anggur Kupu.
“Di amplop ini ada uang Rp100 ribu dan dua bungkus anggur Kupu,” kata Pdt. Menaser dalam keterangannya, Rabu pagi.
Ia juga menegaskan agar pemberian tersebut tidak disalahartikan sebagai uang dalam jumlah besar.
Menurutnya, dirinya perlu memberikan penjelasan karena tidak ingin muncul anggapan bahwa amplop yang diterimanya berisi uang dalam jumlah mencapai jutaan rupiah.
“Saya sampaikan ini supaya jangan ada yang berpikir atau mencurigai bahwa saya menerima uang banyak dari pemberian amplop tersebut,” ujarnya.
Selain amplop, Pdt. Menaser menyebut terdapat satu kantong plastik yang berisi sejumlah kebutuhan pokok dan barang konsumsi. Isi kantong tersebut antara lain tiga bungkus mi instan Supermi, satu kotak teh, satu botol minyak goreng, satu kaleng sarden berukuran kecil, gula, kopi, serta satu kaleng susu.
Pdt. Menaser juga menyampaikan bahwa harga sejumlah kebutuhan di wilayah Ilaga relatif tinggi dibandingkan daerah lain, termasuk Timika. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci harga masing-masing barang yang disebutkan dalam keterangannya.
Menurutnya, penyampaian rincian isi amplop dan kantong plastik tersebut merupakan bentuk keterbukaan agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kedatangan dua anggota Polres Kabupaten Puncak tersebut berlangsung pada pagi hari di kediamannya dan pemberian yang diterima telah diperiksa secara langsung.
Pdt. Menaser berharap klarifikasi tersebut dapat menjadi penjelasan yang utuh mengenai apa yang sebenarnya diterimanya pada pagi itu. Ia juga meminta agar informasi mengenai pemberian tersebut tidak berkembang menjadi dugaan yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
“Jangan berpikir bahwa saya menerima uang banyak dari amplop yang saya terima pagi ini. Itu yang bisa saya sampaikan sebagai klarifikasi,” katanya.
Klarifikasi tersebut disampaikan Pdt. Menaser Labene sebagai penjelasan terbuka mengenai isi amplop dan bingkisan yang diterimanya dari dua anggota Polres Kabupaten Puncak.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi tomei.id belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Polres Kabupaten Puncak mengenai tujuan pemberian amplop dan bingkisan tersebut. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan konfirmasi bagi pihak kepolisian untuk memberikan penjelasan secara resmi dan berimbang. [*]
MANOKWARI, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KP2IT Provinsi Papua Barat menyampaikan terima kasih dan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Provinsi Papua Barat, Apner Itlay,…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Setelah empat hari bertahan di lingkungan Gereja GIDI Misia, Amban, Manokwari, mahasiswa…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan tempat tinggal yang dialami lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong percepatan kerja seluruh perangkat daerah untuk…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan tempat tinggal yang dihadapi 100 lebih mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, di…